Rabu, 17 Jun 2026 01:07 WIB

Jadi Tim Teraktif di Bursa Transfer, Arema FC Mulai Tuai Hasil Positif

Foto: Arema FC saat bertanding melawan Semen Padang di Stadion Kanjuruhan Malang (Media Officer Arema FC / jatimnow.com)
Foto: Arema FC saat bertanding melawan Semen Padang di Stadion Kanjuruhan Malang (Media Officer Arema FC / jatimnow.com)

jatimnow.com-Arema FC mulai tampil konsisten dalam tiga pertandingan terakhirnya di Super League tanpa kekalahan dan tak kebobolan. Kedatangan 8 pemain baru di bursa transfer paruh musim mengubah wajah permainan tim ini. Arema FC menjadi satu dari tiga tim teraktif di bursa transfer paruh musim Super League 2025 - 2026. Arema FC merekrut 8 pemain, menjadikan tim kedua terbanyak merekrut pemain baru setelah Persis Solo.

Dari 8 pemain yang direkrut, hanya Gianluca Pandeynuwu yang belum dimainkan sama sekali. Sedangkan 7 pemain lainnya sudah mencatatkan caps, bahkan Hansamu Yama, Rio Fahmi, Joel Vinicius, Gustavo Franca, Walisson Maia, Gabriel Silva, hingga Leo Guntara sekalipun sudah tampil.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Hansamu sudah mencetak satu gol penting kemenangan tipis atas Persijap, sedangkan Gabriel Silva mencetak dua gol dari kemenangan tandang Arema FC di kandang Persija Jakarta. Sementara Joel Vinicius dan Gustavo Franca, juga mencetak gol kemenangan di laga melawan Semen Padang pada Minggu sore (15/2) di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. Sisanya Rio Fahmi menjadi pionir gol Hansamu melawan Persijap dan Walisson Maia memperkuat lini belakang yang ditinggalkan Odivan dan Luiz Gustavo.

Kedatangan mereka mampu mengubah wajah Arema FC setidaknya di tiga laga terakhir. Melihat catatan buruk di putaran pertama yang tak pernah menang dalam 7 laga terakhir pun sirna.

Pelatih Arema FC Marcos Vinicius dos Santos Goncalves mengungkapkan, semua pemain barunya tampil bagus dari tiga laga terakhirnya. Ia mengapresiasi penampilan Leo Guntara yang mengemban tugas di bek kiri ketika bersua Semen Padang. Sedangkan Walisson Maia disebutnya menjadi penguat di lini belakang yang kerap kebobolan.

"Tiga pertandingan tidak kebobolan, pemain bermain luar biasa hari ini, saya akui tim lebih kompak dan bisa menang hari ini," ujarnya, Senin (16/2/2026).

Marcos menuturkan, kian padunya tim membuatnya leluasa menerapkan beberapa strategi yang ia inginkan. Bahkan di beberapa kali latihan Arema FC sudah mencoba alternatif strategi yang diterapkan bergantung situasi.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"(Beragam formasi) memang banyak dari latihan, di latihan pemain sudah mulai mengerti ketika di pertandingan pemain sudah siap. Dari latihan kalau di pertandingan sudah tahu apa yang saya mau. Ketika di ruang ganti saya kasih instruksi, sehingga pemain lebih siap, dan tahu apa yang saya inginkan," jelasnya.

Tercatat Arema FC dalam tiga pertandingan menerapkan alternatif formasi yang berbeda-beda, mulai dari penerapan formasi 4-3-3, 4-2-3-1, hingga 4-2-2-2. Masuknya Joel Vinicius, Gabriel, dan Gustavo di posisi lini serang memang membuat alternatif formasi penyerangan beragam.

"Gabi bagus tapi tidak cetak gol, ada Gustavo, Dalbert juga, Maia bagus, dan Leo bagus. Satu tim ini kami harus lebih kuat, dari situ taktik kami semuanya jalan dan dapat tiga poin," ucap pelatih asal Brazil ini.

Di sisi lain, penyerang Arema FC Joel Vinicius menyatakan, bahwa skema dua gol yang dicetak ke gawang Semen Padang memang sudah dilatih ketika latihan. Ia sudah mulai tahu karakteristik duetnya Dalberto, sebab selama latihan sudah diberikan triknya. Makanya ia senang mampu mencetak gol dan membantu Arema FC menang ketiga kalinya secara beruntun.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Saya senang datang ke sini semua membuka pintu, saya mau pulang dengan kemenangan, Arema tim besar dan saya senang bisa bantu dan bisa bekerja keras untuk tim, meskipun tidak cetak gol, asalkan tim mampu menang gak masalah," pungkasnya.

 

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.