Rabu, 17 Jun 2026 18:51 WIB

Tempati Lahan Warga, Dua Mapolsek di Tulungagung Direlokasi Tahun Ini

  • Penulis :
  • | Jumat, 13 Feb 2026 12:45 WIB
Foto: Mapolsek Sumbergempol di Tulungagung yang akan direlokasi tahun ini. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Mapolsek Sumbergempol di Tulungagung yang akan direlokasi tahun ini. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Dua Mapolsek di Tulungagung akan dipindahkan pada tahun ini. Keduanya adalah Mapolsek Sumbergempol dan Mapolsek Ngantru. Lokasi Polsek Ngantru saat ini berdiri di atas tanah milik Polri dan sebagian tanah milik warga. Sedangkan Polsek Sumbergempol berdiri sepenuhnya di lahan pribadi milik warga selama bertahun-tahun. Lokasi pembangunan dua mapolsek akan menggunakan aset milik Pemkab Tulungagung.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdianto membenarkan bahwa rencana pembangunan tempat relokasi Polsek Ngantru dan Polsek Sumbergempol telah mendapat persetujuan. Proses mencari tempat relokasi untuk Polek Ngantru dan Polsek Sumbergempol memang cukup lama. Berbagai opsi telah diusulkan, dan akhirnya pada tahun 2026 tempat relokasi kedua polsek telah ditentukan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Rencana lokasi pembangunan Polsek Ngantru dan Polsek Sumbergempol sudah disetujui," ujarnya, Jumat (13/2/2026).

Saat ini Polsek Sumbergempol yang berada di dekat palang pintu perlintasan kerata api masuk Jalan Raya Sumbergempol akan dipindah ke lahan aset milik Pemkab Tulungagung. Lokasinya berada di Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol.

"Polsek Sumbergempol akan dipindah ke lahan milik Pemkab Tulungagung. Lokasinya di Desa Sumberdadi dengan luasan tanah mencapai 1.710 meter," terangnya.

Sedangkan untuk Polsek Ngantru yang saat ini berada didekat simpang tiga Jembatan Ngujang I akan dipindah ke Desa Pojok. Pembangunan Polsek Ngantru juga akan menggunakan lahan aset Pemkab Tulungagung.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Untuk tempat relokasi Polsek Ngantru berada di Desa Pojok dengan luasan lahan 1.625 meter," jelasnya.

Nanang mengungkapkan, dari hasil pembahasan bersama antara Polres Tulungagung dan Pemkab Tulungagung, direncanakan pembangunan tempat relokasi kedua polsek dilakukan pada bulan April mendatang.

"Pembangunan rencananya akan dilakukan pada April 2026 untuk relokasi Polsek Ngantru dan Polsek Sumbergempol," ungkapnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Semenatara itu, Kasubbid Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tulungagung, Galih Risulhatta menambahkan, Pemkab Tulungagung akan menghibahkan aset tanah untuk tempat relokasi kepada Polres Tulungagung.

"Proses hibah aset untuk menunjang pelayanan pemerintahan itu diperbolehkan," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.