Senin, 22 Jun 2026 06:04 WIB

Satlantas Polres Ponorogo Sosialisasikan Keselamatan Lalu Lintas Lewat Seni

Foto: Satlantas Polres Ponorogo Sosialisasikan Ops Keselamatan Semeru 2026 Lewat Reog Ponorogo (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Foto: Satlantas Polres Ponorogo Sosialisasikan Ops Keselamatan Semeru 2026 Lewat Reog Ponorogo (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com-Ada pemandangan tak biasa di perempatan Pasar Legi, Ponorogo, Jumat (13/2/2026). Di tengah hiruk-pikuk kendaraan yang berhenti saat lampu merah, sejumlah anggota Satlantas Polres Ponorogo tampil mengenakan kostum dadak merak dan ganongan. Mereka bukan sedang pentas seni, melainkan menggelar sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2026 dengan pendekatan budaya.

Saat lampu lalu lintas menyala merah, petugas mendekati pengendara. Selain membagikan brosur, mereka juga memberikan cokelat dan nasi kotak kepada pengguna jalan yang tertib. Pesan keselamatan disampaikan melalui pengeras suara agar mudah didengar dan dipahami masyarakat.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Dalam imbauannya polisi mengajak warga untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. Mereka mengingatkan pentingnya penggunaan helm, sabuk pengaman, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, serta memastikan kelengkapan surat kendaraan.

Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Dewo Wishnu Setya Kusuma, mengatakan konsep ini dipilih agar sosialisasi tidak terkesan monoton. Menurutnya, pendekatan budaya lebih efektif menyentuh masyarakat karena reog merupakan ikon Ponorogo.

“Dengan kemasan yang lebih menarik, masyarakat tidak hanya melihat, tetapi juga memperhatikan dan memahami pesan yang kami sampaikan,” ujarnya.

Operasi Keselamatan Semeru 2026 sendiri telah berlangsung lebih dari 10 hari. Satlantas memfokuskan edukasi pada kalangan remaja, mengingat angka kecelakaan lalu lintas masih didominasi usia muda. Upaya ini juga menjadi bagian dari persiapan menjelang Operasi Ketupat.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Polisi berharap, kesadaran tertib berlalu lintas tidak hanya meningkat saat operasi berlangsung, tetapi menjadi budaya berkendara sehari-hari.

Salah seorang pengendara, Endra Dwi, mengaku terkejut melihat petugas mengenakan kostum reog di persimpangan. Namun ia menilai cara tersebut efektif dan menghibur.

“Jarang-jarang ada sosialisasi seperti ini. Jadi lebih menarik dan tidak tegang,” pungkasnya.

Baca Juga: Polres Ponorogo Gerebek Judi Sabung Ayam dan Dadu, Pelaku Kocar-kacir

Foto: Satlantas Polres Ponorogo Sosialisasikan Ops Keselamatan Semeru 2026 Lewat Reog Ponorogo (Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.