Kamis, 18 Jun 2026 08:10 WIB

Tak Kantongi SLHS, SPPG di Tulungagung Ini Juga Dekat Kandang Kambing

  • Penulis :
  • | Rabu, 11 Feb 2026 07:59 WIB
Foto: SPPG 004 Bungur yang mendistribusikan MBG ke SDN 3 Bungur. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: SPPG 004 Bungur yang mendistribusikan MBG ke SDN 3 Bungur. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Badan Gizi Nasional (BGN) akan menutup sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bungur 004, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung usai insiden dugaan keracunan massal siswa SDN 3 Bungur. Puluhan siswa dibawa ke Puskesmas setelah menunjukkan gejala keracunan usai menyantap menu MBG yang didistribusikan SPPG tersebut.

Korwil BGN Tulungagung, Sebrina Mahardika mengatakan SPPG ini baru beroperasi kurang dari dua bulan. Pihak pengelola SPPG belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Meski begitu mereka telah mengajukan melalui Onile Single Submision (OSS). Rencananya pihak Dinas Kesehatan kan melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) di SPPG tersebut.

"Recananya kami akan melakukan IKL. Tapi dengan adanya insiden ini, kami juga akan melakukan pengecekan sanitasi dan evaluasi manajemen ke SPPG Bungur 004," ujarnya, Selasa (10/2/2026).

Berdasarkan hasil tinjauan sementara, terdapat beberapa temuan yang perlu dievaluasi oleh pihak SPPG. Mulai dari penyimpanan bahan baku hingga higene sanitasi. SPPG ini juga dekat dengan lokasi kandang kambing.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Seharusnya tidak diperkenankan. Karena salah satu syarat mendirikan dapur, tidak boleh dekat dengan area pencemaran. Seperti kandang dan tempat pembuangan sampah," paparnya.

Disisi lain, menu SPPG Bungur 004 yang membuat puluhan siswa SD itu juga dipertanyakan. Adapun isi menu MBG terdiri nasi putih, ayam suwir, tahu, oseng kacang dan kurma.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Pihak BGN sendiri telah melarang sejumlah menu untuk di distribusikan oleh SPPG. Menu yang dilarang ini diantaranya ayam suwir, nasi goreng, nasi kuning, nasi uduk, soto, mi bihun, capcay dan sayur tauge.

"Ayam suwir ini sudah diwarning BGN, tidak disarankan untuk menjadi lauk MBG, menu tersebut jadi atensi BGN agar tidak digunakan karena resiko penurunan kualitas gizinya cepat," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.