Minggu, 21 Jun 2026 06:16 WIB

Puluhan Siswa SD di Tulungagung Alami Keracunan Diduga Karena Menu MBG

  • Penulis :
  • | Selasa, 10 Feb 2026 13:36 WIB
Foto: Siswa saat menjalani perawatan di Puskesmas. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Siswa saat menjalani perawatan di Puskesmas. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Puluhan siswa SDN 3 Bungur, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung dilarikan ke puskesmas setempat setelah mengalami muntah, mual dan pusing. Mereka diduga keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, Aris Setiawan mengatakan, total ada 24 siswa SDN 3 Bungur yang di bawa ke Puskesmas Karangrejo karena mengalami keluhan mual, muntah, pusing hingga lemas.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Siswa sudah dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis," ujarnya, Selasa (10/2/2026).

Setelah beberapa waktu dilakukan observasi dan perawatan, beberapa siswa SD diperbolehkan pulang dan diberi obat oleh puskesmas. Namun, ada juga siswa SD yang harus mendapat perawatan karena kondisinya lemas.

"Kondisi anak-anak mulai membaik. Beberapa sudah dipulangkan dari puskesmas," terangnya.

Siswa SDN 3 Bungur mendapatkan distribusi MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bungur 04. Total menu MBG yang didistribusikan mencapai 2.200 porsi.

"SPPG ini melayani sasaran SD dan posyandu," jelasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, sebenarnya Kepala SPPG Bungur 04 sudah curiga dengan menu MBG hari ini. Maka dari itu, makanan yang sudah didistribusikan diminta untuk tidak dikonsumsi dan ditarik.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Kepala SPPG sudah curiga dan meminta agar makanan segera ditarik. Tapi karena waktu distribusi berbeda, ada makanan yang terlanjur dikonsumsi," paparnya.

Salah satu alasan kecurigaan pada menu MBG pada lauk ayam suwir. Diduga ayam suwir yang menjadi lauk MBG sudah berbau.

"Yang bau bagian lauk ayam suwir," ungkapnya.

Dinkes dan Tim Inafis Polres Tulungagung telah mengambil sampel makanan. Terdiri dari nasi, ayam suwir, tahu, oseng kacang dan kurma.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Petugas juga berhasil mengamankan sampel muntahan siswa yang mengalami gangguan pencernaan," imbuhnya.

Sampel yang telah diamankan akan dilakukan uji lab, untuk mengetahui apakah makanan tersebut menyebabkan puluhan siswa SD mengalami dugaan keracunan.

"Setelah kejadian ini, kami akan melapor ke Satgas MBG Tulungagung dan BGN. Biasanya dapur akan ditutup sementara," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.