Senin, 08 Jun 2026 08:16 WIB

Mas Dhito Kulineran Malam di Pasar Wates Kediri

  • Penulis :
  • | Rabu, 04 Feb 2026 19:55 WIB
Mas Dhito Kulineran Malam di Pasar Wates Kediri
Mas Dhito Kulineran Malam di Pasar Wates Kediri

jatimnow.com - Bupati Hanindhito Himawan Pramana menikmati kuliner malam di Pasar Wates, Selasa (3/2/2026). Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Kediri ini langsung disambut hangat pedagang kuliner di pasar tradisional yang pertama kali memadukan konsep modern, dan berbudaya ini.

Mas Dhito setiba di Pasar Wates, sebelum menikmati menu-menu kuliner terlebih dahulu menyapa pengunjung maupun para pedagang yang membuka lapaknya mengelilingi teras pasar. Hampir satu persatu lapak pedagang dikunjungi. Sebagai kepala daerah yang menggagas revitalisasi pasar tradisional ini, Mas Dhito juga menanyakan omset para pedagang.

Baca Juga: Peminat Sekolah Rakyat di Kediri Terus Bertambah, Penjangkauan Terus Berjalan

“Pasar Wates ini sekarang menjadi hidup semenjak kita revitalisasi, sabtu dan minggu (akhir pekan) omset pedagang kuliner, yang jualan di angkringan, jualan macem-macem itu bisa Rp1-1,5 juta per hari,” kata Mas Dhito.

Dalam obrolannya dengan para pedagang, Mas Dhito selalu menyarankan kepada mereka untuk mencantumkan harga dagangannya baik itu di dalam daftar menu maupun di gerobak. Harapannya, kepercayaan konsumen akan semakin meningkat dan berdampak pada kunjungan di kuliner Pasar Wates yang semakin ramai.

Pasar Wates sendiri pasca direvitalisasi, dalam 24 jam bisa dikatakan tak pernah kosong pedagang. Operasional pasar dibagi dalam tiga shift. Dimulai dari pedagang sayur pada dini hari hingga pagi, dilanjutkan pedagang los dan kios, baru kemudian sore sampai tengah malam digunakan pedagang kuliner.

Baca Juga: Mas Dhito Berikan Bantuan untuk Menopang Ekonomi Keluarga Nenek Sholikah

“Saya doakan semoga seluruh pedagang Pasar Wates mulai yang shift dini hari hingga shift malam berkah, rezekinya lancar, bahagia dunia akhirat,” ungkapnya.

Tak dipungkiri, adanya tambahan shift untuk kuliner di Pasar Wates ini membuka peluang bagi masyarakat yang ingin ikut berjualan. Mereka tak hanya warga dari sekitaran Kecamatan Wates, namun juga dari Ngancar bahkan Pare. Setelah melihat lebih dekat kuliner Pasar Wates, menurut Mas Dhito, hal itu juga bakal diterapkan di pasar tradisional lain yang ada di Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Pemkab Kediri Berikan Beasiswa BERANI untuk 58 Atlet Berprestasi

“Inilah yang akan kita terapkan di pasar-pasar lainnya, mohon doanya khususnya warga Ngadiluwih yang sekarang pasarnya sedang dibangun semoga bisa menyamai dengan Pasar Wates,” tambahnya.

Dalam kunjungannya di Pasar Wates malam itu, setelah memesan makanan dan minuman, seperti sebagian pengunjung pasar lain, Mas Dhito juga ikut mencoba merasakan nongkrong di pedestrian pasar hingga dini hari. Momen tersebut dimanfaatkan sebagian pedagang, maupun pengunjung untuk meminta foto bersama bupati muda ini.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.