Minggu, 21 Jun 2026 07:55 WIB

Antisipasi Banjir Sungai Kedak, BPBD Kota Kediri Pasang EWS di Bujel

  • Penulis :
  • | Minggu, 01 Feb 2026 09:15 WIB
Monitor Early Warning System (EWS) banjir di Kelurahan Bujel. (Foto: BPBD for jatimnow.com)
Monitor Early Warning System (EWS) banjir di Kelurahan Bujel. (Foto: BPBD for jatimnow.com)

jatimnow.com – Pemerintah Kota Kediri memasang Early Warning System (EWS) banjir di Kelurahan Bujel sebagai langkah mitigasi bencana berbasis catatan kejadian banjir sebelumnya. Alat peringatan dini tersebut dipasang di kawasan Sungai Kedak, yang selama bertahun-tahun kerap memicu genangan hingga banjir di wilayah Ngampel dan Gayam, Sabtu (31/1/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, menjelaskan EWS berfungsi sebagai sistem pendeteksi dini untuk memberikan informasi cepat kepada masyarakat sebelum banjir terjadi. Alat ini dilengkapi pengukur ketinggian air yang akan memberikan peringatan saat debit sungai melewati batas aman.

Baca Juga: Fenomena Bediding Melanda Kediri Raya, Tingkatkan Risiko ISPA

“EWS ini merupakan alat pendeteksi dini banjir. Ketika Sungai Kedak mencapai ketinggian tiga meter ke atas, sistem akan berbunyi dan kami bisa langsung menginformasikan kepada warga melalui speaker bahwa kondisinya sudah masuk status awas,” kata Joko.

Pemilihan lokasi EWS di Kelurahan Bujel, tepatnya di sisi barat Sungai Kedak, dinilai sebagai titik paling strategis. Selain memiliki riwayat banjir berulang, lokasi tersebut memungkinkan penyampaian informasi lebih cepat kepada warga yang tinggal di wilayah utara aliran sungai.

“Kalau di Bujel sudah tinggi, masyarakat di bagian utara sungai bisa lebih dulu bersiap. Jadi tidak perlu menunggu air datang,” ujarnya.

Baca Juga: Pantau Pladu Sungai Brantas, Pemkot Kediri Imbau Warga Utamakan Keselamatan

Tak hanya mengandalkan alarm, EWS Sungai Kedak juga terintegrasi dengan call center BPBD Kota Kediri. Petugas dapat memantau ketinggian air secara real time dari kantor BPBD, lengkap dengan visualisasi kondisi sungai melalui kamera CCTV yang terpasang di lokasi.

“Dari kantor BPBD, kami bisa melihat kondisi sungai, mengetahui ketinggian airnya, bahkan berkomunikasi langsung lewat speaker. Peringatan bisa disampaikan dengan cepat dan jelas,” imbuh Joko.

Baca Juga: BPBD Kota Kediri Selesaikan Penanganan Dampak Hujan Angin Jumat Sore

Menurutnya, keberadaan EWS ini menjadi bagian dari upaya menggeser penanganan banjir dari pendekatan reaktif ke preventif. Dengan informasi yang diterima lebih awal, masyarakat diharapkan memiliki waktu untuk melakukan antisipasi, mulai dari mengamankan barang hingga bersiap apabila diperlukan evakuasi.

BPBD Kota Kediri menilai pemasangan EWS ini sebagai langkah awal penguatan sistem mitigasi banjir, khususnya di kawasan rawan luapan sungai. Ke depan, evaluasi akan terus dilakukan untuk memastikan alat berfungsi optimal dan benar-benar memberikan manfaat bagi keselamatan warga.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.