Senin, 15 Jun 2026 09:30 WIB

Banjir Surut, Lumpur Tutup Akses Jalan di Tulungagung

  • Penulis :
  • | Sabtu, 31 Jan 2026 11:54 WIB
Foto: Petugas membersihkan lumpur dengan alat berat. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Petugas membersihkan lumpur dengan alat berat. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Intensitas hujan tinggi menyebabkan banjir bercampur lumpur terjadi di beberapa titik wilayah Kabupaten Tulungagung. Usai banjir surut, meterial lumpur masih tertinggal dan menutup akses jalan di Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung. Petugas BPBD setempat dibantu warga sekitar bergotong royong membersihkan material lumpur yang menutup akses jalan. Dengan mengenakan alat berat mereka menyingkirkan lumpur dan menyemprot jalan dengan air.

Kalaksa BPBD Tulungagung, Sudarmaji mengatakan banjir terjadi di 3 kecamatan yakni Kalidawir, Tangunggunung dan Besuki. Wilayah paling parah terdampak banjir ini berada di Desa Besole, Kecamatan Besuki. Air banjir bercampur lumpur menggenangi akses jalan dan masuk ke dalam rumah warga. Beberapa fasilitas pelayanan seperti balai desa, pukesmas dan sekolah juga ikut terendam.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Airnya sudah surut ini tinggal lumpur yang menutup akses jalan," ujarnya, Sabtu (31/1/2026).

Lumpur yang menutup akses jalan ini mencapai ketebalan 15 cm. Pengendara harus berhati-hati saat melewatinya. Tak sedikit pengendara motor yang jatuh karena melewati lumpur yang sangat licin. Dengan mengenakan alat berat, petugas BPBD dan warga kemudian membersihkan lumpur tersebut. Dibantu dengan petugas Damkar, mereka kemudian menyemprot jalan dengan air.

"Setelah lumpur kita bersihkan baru kita semprot jalan dengan air hingga bersih," ungkapnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Lokasi ini merupakan langganan terjadi banjir bercampur lumpur. Adanya aktivitas penambangan batu marmer diduga menjadi penyebabnya. Lumpur berasal dari area tamban marmer yang sudah gundul. Banjir ini juga menyebabkan aspal terkelupas. Banjir ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.

"Jalan yang tertutup lumpur mencapai sekitar 500 meter, proses pembersihan masih berlangsung," pungkasnya.

 

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

 

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.