Sabtu, 20 Jun 2026 10:22 WIB

SPPG Semeru Jember Berdiri di Atas Saluran Air, Satgas MBG Sarankan Pindah

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 30 Jan 2026 21:30 WIB
Tim Satgas MBG Jember saat kroscek lokasi SPPG disamping saluran air. (Foto: Danni/jatimnow.com)
Tim Satgas MBG Jember saat kroscek lokasi SPPG disamping saluran air. (Foto: Danni/jatimnow.com)

jatimnow.com – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Jember menyarankan agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Semeru dipindahkan ke lokasi lain. Rekomendasi tersebut disampaikan menyusul kondisi bangunan SPPG yang berada di atas saluran air dan sempat terdampak banjir beberapa hari lalu.

Saran itu disampaikan setelah Satgas MBG melakukan pengecekan langsung ke lokasi SPPG yang terletak di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Jumat siang (30/1/2026).

Baca Juga: Petani Jember Belum Rasakan Manfaat Ekonomi Program MBG

Inspeksi dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan warga terkait keberadaan dapur MBG yang berada di sekitar saluran air, sehingga dinilai rawan mengganggu proses produksi makanan.

Dalam peninjauan tersebut, tim Satgas MBG memeriksa kondisi dapur, alur produksi, serta lingkungan sekitar bangunan SPPG. Ketua Satgas MBG Jember, Akhmad Helmi Luqman, menyampaikan bahwa hasil pengecekan menunjukkan lokasi SPPG Sumbersari memang sangat dekat dengan saluran air, yang menjadi penyebab utama terjadinya genangan saat hujan.

“Kemarin ada keluhan terkait banjir di SPPG Sumbersari. Setelah kami cek ke lapangan, memang lokasinya dekat dengan saluran air,” ujar Helmi.

Ia menambahkan, kondisi tersebut berpotensi mengganggu kegiatan produksi makanan MBG. Karena itu, pihaknya merekomendasikan agar lokasi SPPG dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga: Monopoli Suplier Menjadi Penyebab Dapur SPPG di Tulungagung Tutup Sementara

“Harapan kami, ke depan titiknya bisa dipindah ke lokasi lain karena dikhawatirkan mengganggu kegiatan produksi,” sambungnya.

Meski baru beroperasi sekitar tiga bulan, SPPG Semeru telah melayani sekitar 2.000 porsi MBG setiap hari. Namun akibat banjir, operasional dapur terpaksa dihentikan sementara selama dua hari demi menjaga standar kebersihan dan keamanan pangan.

“Tadi pihak pemilik SPPG juga menyampaikan kesiapannya untuk pindah ke lokasi lain. Saat ini sudah dua hari tidak beroperasi,” kata Helmi.

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Brawijaya Tolak Kampus Kelola SPPG, Rektorat Bungkam

Sementara itu, perwakilan SPPG Semeru, Dwi Aprilia, menjelaskan bahwa pihaknya menghentikan sementara operasional dapur untuk melakukan pembersihan dan sterilisasi pascabanjir.

Ia memperkirakan operasional dan distribusi MBG baru dapat kembali berjalan pada Senin atau Selasa pekan depan setelah seluruh proses pembersihan selesai dilakukan.

Dwi memastikan sebagian besar peralatan dapur masih dalam kondisi aman. Namun, beberapa wadah makanan (ompreng) dinilai tidak lagi layak digunakan dan telah dibuang demi menjaga kualitas serta keamanan makanan.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.