Kamis, 18 Jun 2026 21:40 WIB

12 Kelurahan di Tulunagung Belum Usulkan Lahan Pembangunan Koperasi Merah Putih

  • Penulis :
  • | Jumat, 30 Jan 2026 13:22 WIB
Foto Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Tulungagung, Slamet Sunarnto. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Tulungagung, Slamet Sunarnto. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Dana Alokasi Umum (DAU) Pemkab Tulungagung akan dipangkas untuk pembangunan gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Hingga saat ini masih banyak kelurahan di Tulungagung yang kesulitan mencari lahan untuk pembangunan gerai KKMP tersebut.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Tulungagung, Slamet Sunarnto mengatakan, di Kabupaten Tulungagung terdapat 14 kelurahan. Program KKMP merupakan Proyek Strategi Nasional (PSN) yang mewajibkan seluruh kelurahan memiliki gerai koperasi.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Lahan yang digunakan untuk KKMP berasal dari aset Pemkab Tulungagung," ujarnya, Jumat (30/1/2026).

Berdasarkan rapat koordinasi bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), masih ada dua kelurahan yang siap dibangun gerai KKMP. Yakni berada di Kelurahan Karangwaru dan Kelurahan Kedungsuko.

"Dua kelurahan itu sudah mengusulkan lahan aset pemkab yang memenuhi spesifikasi persyaratan clear and clean. Jadi bisa mulai dibangun," terangnya.

Sedangkan 12 kelurahan di Tulungagung masih kesulitan untuk mencari dan mengusulkan lahan pembangunan gerai KKMP. Adapun 12 kelurahan tersebut adalah Kelurahan Bago, Kepatihan, Botoran, Jepun, Kampungdalem, Kauman, Kenayan, Kutoanyar, Panggungrejo, Sembung, Tamanan dan Tertek.

"Untuk 12 kelurahan itu lahanya masih jauh dari spesifikasi yang dipersyaratkan," jelasnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Disinggung terkait solusi keterbatasan lahan untuk KKMP, Slamet tidak bisa berkomentar banyak. Pasalnya, untuk menentukan lahan dibebankan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara bekerjasama dengan TNI, sesuai dengan Inpres Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunam fisik gerai, pergudangan dan kelengkapan KDKMP.

"Upaya untuk mencari lahan di kelurahan saya tidak bisa berkomentar banyak," singkatnya.

Skema pembiayaan pembangunan KKMP tidak jauh berbeda dengan KDMP. Jika desa dipangkas Dana Desa (DD) untuk pembangunan gerai, maka kelurahan akan dibiayai melalui DAU atau Dana Bagi Hasil (DBH) yang dipangkas langsung dari pemerintah pusat.

"Sesuai dengan regulasi, untuk pembiayaan KKMP dibebankan kepada DAU atau DBH yang nominalnya sama dengan DD," imbuhnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Adapun nominal DAU untuk kepentingan pembangunan gerai KKMP mencapai Rp 500 juta untuk satu kelurahan. Sedangkan di Tulungagung terdapat 14 kelurahan, artinya anggaran yang disiapkan Rp 7 miliar setiap tahun.

"Satu kelurahan untuk KKMP itu butuh Rp 3 miliar dengan tenor enam tahun. Per tahun anggaran yang disediakan untuk 14 kelurahan Rp 7 miliar," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.