Selasa, 16 Jun 2026 08:38 WIB

Puluhan Ribu Kendaraan Bermotor di Tulungagung Telat Bayar Pajak

  • Penulis :
  • | Rabu, 28 Jan 2026 08:59 WIB
Foto: Petugas memeriksa bukti pembayaran pajak pengendara motor di Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Petugas memeriksa bukti pembayaran pajak pengendara motor di Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Puluhan ribu kendaraan di Kabupaten Tulungagung tercatat dalam daftar penunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Sebagai upaya penertiban, Bapenda Tulungagung bersama Satlatas Polres setempat melakukan operasi gabungan dengan menyasar pemilik kendaraan yang menunggak pajak.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tulungagung, Sukowinarno mengatakan berdasarkan data jumlah kendaraan di Kabupaten Tulungagung mencapai 7.000 unit. Dari jumlah tersebut terdapat 53.400 kendaraan yang belum membayar PKB.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Operasi ini dilakukan karena masih banyak masyarakat yang belum taat membayar pajak. Potensi penerimaan pajak juga cukup besar," ujarnya, Rabu (28/1/2026).

Dalam raiza ini tak hanya kelengkapan surat berkendara yang diperiksa. Petugas juga memeriksa bukti pembayaran pajak. Jika ditemukan pengendara yang menunggak pajak akan langsung diarahkan ke loket untuk membayar pajak.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Selain penunggak pajak, ada beberapa pengendara yang membayar PKB karena sudah hampir jatuh tempo," jelasnya.

Penerimaan PKB cukup besar dalam menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tulungagung. Apalagi, sejak tahun 2025 Pemkab Tulungagung mendapatkan sharing dari Opsen PKB. Razia ini juga dilakukan sebagai upaya untuk memenuhi PAD.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Penerimaan PAD dari Opsen PKB mencapai Rp 136 miliar. Apabila semua penunggak bisa tertib bayar pajak, tentu akan menambah pendapatan tahun 2026," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.