Jumat, 19 Jun 2026 11:46 WIB

Raih Peringkat 21 Nasional IPP 2026, Pelayanan Publik Kota Kediri Diakui di Tingkat Nasional

  • Penulis :
  • | Selasa, 27 Jan 2026 21:00 WIB
Herry Krismono dalam Pemkot Kediri Podcast. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Herry Krismono dalam Pemkot Kediri Podcast. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com – Pemerintah Kota Kediri kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pada tahun 2026, Kota Kediri berhasil meningkatkan capaian Indeks Pelayanan Publik (IPP) dari predikat A- (sangat baik) pada 2025 menjadi predikat A (pelayanan prima).

Berdasarkan Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 3 Tahun 2026, Kota Kediri meraih nilai IPP sebesar 4,66 dan menempati peringkat ke-21 nasional kategori kota se-Indonesia.

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Kediri, Herry Krismono, menyampaikan capaian tersebut merupakan kebanggaan bersama sekaligus bukti bahwa upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Kediri mendapat pengakuan di tingkat nasional.

“Pelayanan publik adalah jantung pemerintahan. Ketika pelayanan mudah, cepat, dan ramah, masyarakat akan merasa diperhatikan dan dihargai. Inilah fondasi Kota Kediri dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima sesuai visi misi Kota Kediri MAPAN,” ujar Herry Krismono dalam Pemkot Kediri Podcast, Selasa (27/1/2026).

Pria yang akrab disapa Kris itu menegaskan, capaian tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan pijakan untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

Keberhasilan reformasi birokrasi dan capaian IPP tersebut tidak lepas dari indikator Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP). PEKPPP merupakan proses evaluasi yang dilakukan Kementerian PAN-RB untuk menilai secara langsung penyelenggaraan pelayanan publik di unit-unit layanan.

“Hasil PEKPPP inilah yang kemudian dirangkum dan menjadi bagian penting dalam penilaian IPP. IPP merupakan gambaran besar, sementara PEKPPP adalah penilaian detail di lapangan,” jelasnya.

Adapun enam aspek utama yang dinilai dalam PEKPPP meliputi kebijakan pelayanan publik, profesionalisme sumber daya manusia, sarana dan prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan, serta inovasi pelayanan publik.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Dalam menghadapi PEKPPP tahun 2026, Pemkot Kediri telah menyiapkan sejumlah strategi, antara lain memperkuat pembinaan unit pelayanan secara berkelanjutan, meningkatkan kompetensi aparatur, serta mendorong lahirnya inovasi pelayanan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Harapan kami, pelayanan publik di Kota Kediri dapat menjadi teladan. Setiap aparatur hadir sebagai pelayan masyarakat yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepuasan publik. Inilah wujud komitmen kami dalam mewujudkan Kota Kediri yang MAPAN,” pungkas Kris.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.