Jumat, 19 Jun 2026 12:23 WIB

Kumpulkan Ribuan Nakes di Jember, Gus Fawait Bentuk Satgas Penurunan Stunting

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 27 Jan 2026 16:30 WIB
Bupati Jember Gus Fawait kumpulkan ribuan nakes. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Bupati Jember Gus Fawait kumpulkan ribuan nakes. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com – Bupati Jember Muhammad Fawait mengumpulkan ribuan tenaga kesehatan (nakes) dalam sebuah pertemuan besar sekaligus membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penurunan Stunting serta penekanan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Kegiatan tersebut digelar di GOR PKPSO Kaliwates, Jember. Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait menegaskan bahwa penanganan stunting, AKI, dan AKB tidak bisa dilakukan secara sektoral atau berjalan sendiri-sendiri.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Ia mengingatkan, Jawa Timur sempat mencatatkan angka stunting tertinggi secara nasional, kondisi yang dinilainya mengancam kualitas generasi penerus bangsa.

“Selama ini kerja-kerja penanganan terkesan berjalan sendiri-sendiri. Puskesmas sendiri, camat sendiri, dinas kesehatan juga sendiri. Mulai hari ini, kita satukan semua dalam satu komando,” tegas Gus Fawait, Senin (26/1/2026).

Satgas yang dibentuk tersebut tidak hanya melibatkan tenaga kesehatan, tetapi juga merangkul camat, jajaran pemerintah desa, serta mendapat pengawasan dari TNI-Polri. Selain itu, pengawas dan kepala sekolah juga dilibatkan untuk memastikan intervensi berjalan menyeluruh.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

Melalui langkah ini, Gus Fawait menargetkan dalam beberapa tahun ke depan angka stunting di Kabupaten Jember dapat ditekan hingga menjadi yang terendah di Jawa Timur.

“Salah satu indikator utama keberhasilan pejabat OPD maupun camat di Jember adalah sejauh mana mereka mampu menurunkan angka stunting serta kematian ibu dan anak di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

Dari sisi anggaran, Gus Fawait memastikan dukungan finansial akan dikelola secara utuh dan terencana, tidak lagi terpecah-pecah seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Ia juga menegaskan bahwa Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi tenaga kesehatan di Jember tidak akan dikurangi.

“Kita ingin pelayanan publik benar-benar membaik. Anggaran tidak boleh lagi habis hanya untuk seminar atau pelatihan berulang, tetapi harus berdampak langsung pada masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.