Sabtu, 20 Jun 2026 23:42 WIB

Kasus Keracunan Siswa di Tulungagung Terjadi Lagi, Dinkes Ambil Sampel ke SPPG

  • Penulis :
  • | Senin, 26 Jan 2026 13:41 WIB
Foto: Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Tulungagung, Aris Setiawan. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Tulungagung, Aris Setiawan. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Kasus keracunan yang diduga disebabkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tulungagung masih terus berlanjut. Setelah sebelumnya kasus keracunan terjadi di SMKN 3 Boyolangu dan SMK Sore, kini siswa di SMKN 2 Boyolangu dan MAN 2 Tulungagung mengalami hal serupa. Pihak Dinas Kesehatan setempat telah mendatangi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangrejo 2 untuk mengambil sampel makanan yang diduga mengakibatkan keracunan.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Tulungagung, Aris Setiawan mengatakan pihaknya menerima laporan adanya laporan gangguan kesehatan yang dialami sejumlah pelajar di SMKN 2 Boyolangu dan MAN 2 Tulungagung pada Jumat (23/01/2026) pagi. Para siswa yang mengalami gangguan hanya mendapatkan perawatan di UKS, dan tidak dirujuk ke puskesmas. Aris juga belum dapat memastikan apakah keluhan siswa tersebut disebabkan konsumsi MBG.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Kami masih mendalaminya, apakah disebabkan karena MBG atau bukan. Karena ada pelajar yang tidak mengkonsumsi MBG tapi mengalami diare. Makanya, kami takut datanya tidak tepat," ujarnya, Senin (26/1/2026).

Sebagai langkah preventif, Dinkes Tulungagung telah mengambil sampel MBG di SPPG Karangrejo 2. Diketahui bahwa SPPG tersebut merupakan distributor MBG untuk SMKN 2 Boyolangu dan MAN 2 Tulungagung.

"Kami sudah mengambil sampel MBG di SPPG Serut. Sampel makanan yang kami ambil adalah makanan disalurkan pada Kamis dan Rabu lalu," tuturnya.

Ada beberapa sampel MBG yang diambil yakni nasi, ayam, cap jay dan beberapa makanan lainya. Sampel akan dibawa ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Sampel ini diambil sebagai langkah preventif dan memastikan apakah ada keterkaitan dengan laporan yang kami dapat," paparnya.

Sebagai tindak lanjut, tim dari Dinkes juga melakukan Survei Epidemiologi (SE) ke SMKN 2 Boyolangu dan MAN 2 Tulungagung. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah masih ada siswa yang mengalami gangguan kesehatan.

"Sampai saat ini kami belum menerima laporan siswa yang dirujuk ke puskesmas," pungkasnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Kasus keracunan yang diduga karena menu MBG ini sudah tiga kali terjadi dalam waktu sepekan terakhir. Mayoritas korban keracunan merupakan siswa SMK dan MAN. Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti keracunan ini. Pihak Dinkes telah mengirim sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium.

 

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.