Selasa, 16 Jun 2026 10:42 WIB

Kado Ultah Megawati, DPC PDIP Tulungagung Tanam Pohon Kopi dan Lepas Burung

  • Penulis :
  • | Sabtu, 24 Jan 2026 08:59 WIB
Foto: DPC PDIP Tulungagung menanam kopi dan lepas burung sebagai kado ultah Megawat. (DPC PDIP Tulungagung/jatimnow.com)
Foto: DPC PDIP Tulungagung menanam kopi dan lepas burung sebagai kado ultah Megawat. (DPC PDIP Tulungagung/jatimnow.com)

jatimnow.com-DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan tanam pohon kopi dan pelepasan burung di Desa Kates, Kecamatan Kauman, Jumat (23/1/2026). Kegiatan pelestarian flora dan fauna ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-56 PDI Perjuangan sekaligus kado Ulang Tahun ke-79 Megawati Soekarnoputri.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti mengatakan, aksi penanaman pohon kopi menjadi simbol ajakan kepada masyarakat untuk memproduksi oksigen di saat pohon-pohon banyak ditebang. Sedangkan aksi simbolik pelepasan burung perkutut mempunyai makna mengembalikan hewan ke alamnya karena keberadaan hewan di alam dapat memberikan energi positif kepada lingkungan maupun manusia.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

“Aksi ini untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Tulungagung, dengan tujuan mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini menambahkan, komitmen merawat pertiwi merupakan sikap ideologis dan garis politik partai yang menjadi salah satu rekomendasi Rakernas PDI Perjuangan 2026. Tujuannya untuk mengatasi krisis ekologis yang mengancam keselamatan rakyat dan masa depan bangsa serta menciptakan energi positif bagi lingkungan masing-masing.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Ekosistem sangat penting untuk keberlangsungan hidup manusia. Manusia harus menjaga dan merawat alam agar bisa terus menikmati manfaatnya," imbuhnya.

Erma menegaskan, DPC PDIP Tulungagung bersama seluruh kader dan simpatisan, berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan hidup dan keselamatan rakyat sebagai prioritas utama menghadapi bencana alam, khususnya perubahan iklim. Komitmen tersebut selaras dengan Pancasila dan Trisakti Bung Karno bahwa pembangunan yang merusak lingkungan, merampas ruang hidup, dan mengorbankan generasi mendatang merupakan bentuk pengkhianatan terhadap cita-cita kemerdekaan dan amanat konstitusi.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Lingkungan hidup sangat dibutuhkan oleh manusia, dan menjaga ekosistem berarti menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan ini kami dedikasikan kepada bangsa Indonesia dalam rangka HUT ke-53 PDI Perjuangan dan kado ulang tahun ke-79 Ibu Megawati Soekarnoputri,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.