Kamis, 18 Jun 2026 06:00 WIB

Korpri Lamongan Salurkan 5 Ton Beras Untuk Warga Terdampak Banjir

Foto: Bantuan Korpri untuk warga terdampak banjir di Kecamatan deket. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Foto: Bantuan Korpri untuk warga terdampak banjir di Kecamatan deket. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com-Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Kabupaten Lamongan menyalurkan bantuan 5 ton beras untuk warga terdampak banjir di Kecamatan Deket.

Hal ini sejalan dengan fokus Pemkab Lamongan yakni prioritas penyaluran bantuan logistik bagi warga. Total bantuan logistik beras telah tersalur 20 ton.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Ketua Korpri Lamongan M. Nalikan menjelaskan telah melakukan berbagai upaya salah satunya pemberantasan enceng gondok yang dilakukan kolaboratif dengan Pramuka Lamongan.

“Alhamdulillah, saat ini pembuang sudah lancar, mulai wilayah Karanganom hingga Tambakombo. Ini penting agar air bisa segera mengalir dan tidak menumpuk,” ujarnya, Senin (19/1/2026).

Selain itu, pemerintah daerah juga fokus pada perlindungan kesehatan masyarakat dengan membuka posko-posko kesehatan di setiap desa terdampak.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Upaya lain yang terus dimaksimalkan adalah pemompaan air. Seluruh pompa milik Pemerintah Kabupaten Lamongan saat ini dalam kondisi siap operasi dan digunakan hingga malam hari.

“Biasanya pemompaan dilakukan sampai pukul 17.00 WIB, namun sekarang kita perpanjang hingga pukul 20.00 WIB. Ini ikhtiar kita untuk mengurangi debit air Bengawan Jero,” tambahnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Nalikan berharap tren ketinggian air di Bengawan Solo, khususnya dari Karangnongko, sudah mulai turun. Ia menilai dalam dua hingga tiga hari ke depan terus menurun sehingga Pintu Kuro bisa dibuka dan banjir akan lebih cepat surut.

Bantuan Korpri untuk warga terdampak banjir di Kecamatan deket. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com).

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.