Rabu, 17 Jun 2026 21:33 WIB

Kuncoro, Legenda Arema yang Akhiri Karier Pebola Profesional di Persebaya

Foto: Kuncoro saat konferensi pers sebagai caretacer Arema FC (Aris/jatimnow.com)
Foto: Kuncoro saat konferensi pers sebagai caretacer Arema FC (Aris/jatimnow.com)

jatimnow.com-Kuncoro, Asisten Pelatih Arema FC meninggal dunia usai kolabs saat bermain sepakbola di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu (18/1). Kuncoro saat itu tengah bermain sepakbola bersama para legenda sepakbola Malang seperti Siswantoro, Hermawan, hingga Doni Suherman.

Pertandingan bertajuk Trofeo Menuju 100 Tahun Stadion Gajayana, itu berjalan normal satu babak. Saat jeda babak pertama Kuncoro yang beristirahat di bench pemain tiba-tiba kolabs. Tim medis yang dipanggil ke lapangan mencoba memberikan pertolongan pertama.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Sempat dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, tapi nyawanya tak tertolong. Kuncoro dinyatakan meninggal dunia dalam usia 53 tahun.

Semasa berkarier di dunia sepakbola pria kelahiran Singosari, Kabupaten Malang itu memulai karier seniornya di Arema Malang pada musim 1991 - 1996. Setelah di Arema Malang, ia kemudian hengkang ke Mitra Surabaya di musim 1996 - 1997. Lalu pada musim 1997 - 1998 bermain untuk tim ASGS dan pernah bermain bersama Persija Jakarta pada musim 1998 - 1999.

Kuncoro juga pernah memperkuat tim - tim dari Jawa Timur lainnya seperti Gelora Putra Delta musim 2002, Persik di tahun 2003, Persipro Probolinggo di tahun 2007, dan PS Mojokerto Putra di tahun 2009.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Ia juga pernah memperkuat tim nasional (Timnas) pada tahun 1991 di kategori usia 19 tahun, kemudian pada tahun 1994 dan 1998. Menariknya Kuncoro justru mengakhiri kariernya sebagai pesepakbola profesional di Persebaya Surabaya pada tahun 2010. Seperti diketahui, Persebaya merupakan tim rival Arema di kancah persepakbolaan Indonesia. Tapi pilihan itu tetap diambil Kuncoro.

Meski mengakhiri karier di Persebaya, Kuncoro tetaplah harum namanya bagi Aremania. Ia adalah seorang legenda sepakbola asal Malang. Karier kepelatihannya dimulai saat menjadi asisten pelatih di Arema Indonesia pada tahun 2011.

Pergantian manajemen hingga organisasi tim, tak membuat namanya tersisih dari tim kepelatihan Arema. Bahkan ia beberapa kali tercatat pernah menjadi caretacer atau pelatih sementara Arema.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

General Manager Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandi mengatakan, bahwa karier Kuncoro sebagai pesepakbola memang diawali di Stadion Gajayana Kota Malang. Saat itu ia memperkuat Arema Malang yang bermarkas di stadion warisan Jepang ini.

"Cak Kun memulai karier profesionalnya di Stadion Gajayana, tempat dia merajut mimpi masa mudanya, dn hari ini, Allah memanggilnya pulang di stadion yang sama, tepat di momen 100 tahun stadion ini. Beliau 'pulang' saat sedang bahagia berkumpul dengan sahabat-sahabat lamanya di lapangan. Kami semua sangat shock dan terpukul," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.