Jumat, 19 Jun 2026 01:17 WIB

Anggota Komisi VI DPR RI Dukung Layanan Avtur di Bandara Notohadinegoro Jember

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 15 Jan 2026 20:10 WIB
Anggota DPR RI bersama Bupati Jember di Bandara Notohadinegoro. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Anggota DPR RI bersama Bupati Jember di Bandara Notohadinegoro. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com – Anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian menyatakan dukungannya terhadap pengoperasian layanan Bahan Bakar Minyak (BBM) pesawat jenis avtur di Bandara Notohadinegoro, Kabupaten Jember.

Dukungan tersebut disampaikan Kawendra saat tiba di Bandara Notohadinegoro, Kamis (15/1/2025). Menurutnya, kehadiran layanan avtur merupakan bagian dari upaya negara menghadirkan kemudahan akses transportasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

“Bagaimana membuat masyarakat Indonesia semakin bahagia dan sejahtera. Hari ini menjadi bukti bahwa daerah seperti Jember terus memperjuangkan hal-hal yang memang harus diperjuangkan,” ujar Kawendra.

Ia menegaskan, penguatan layanan bandara merupakan amanah langsung dari Presiden Republik Indonesia agar daerah memiliki akses transportasi yang murah, mudah, dan terjangkau. Dengan konektivitas yang semakin baik, masyarakat Jember diharapkan lebih mudah terhubung dengan pusat-pusat ekonomi nasional.

“Ini adalah amanah dari Presiden kita agar konektivitas antardaerah semakin kuat. Akses transportasi yang terjangkau akan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kawendra juga menyampaikan apresiasi kepada PT Pertamina Patra Niaga dan pengelola bandara atas komitmen dalam mendukung pengembangan Bandara Notohadinegoro. Ia berharap sinergi antar-BUMN terus diperkuat, termasuk rencana penambahan panjang landasan pacu.

“Ke depan, panjang runway bisa ditambah sekitar 300 meter. Ini akan membuka peluang pengembangan penerbangan yang lebih luas, sehingga masyarakat Jember bisa terlayani dengan lebih mudah ke Jakarta maupun kota lainnya,” imbuhnya.

Baca Juga: Penerbangan Jember-Surabaya Resmi Dibuka, Gus Fawait Optimistis Ekonomi Meroket

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, perkembangan layanan penerbangan di Jember menunjukkan tren positif. Penerbangan rute Jember–Jakarta dan Jember–Bali terus beroperasi dengan dukungan maskapai seperti Wings Air dan Fly Jaya.

Menurutnya, salah satu tantangan utama penerbangan di Jember selama ini adalah tingginya biaya operasional maskapai akibat belum tersedianya fasilitas pengisian BBM pesawat di bandara. Maskapai terpaksa membawa bahan bakar dari bandara asal, yang berdampak pada efisiensi dan harga tiket.

“Hari ini pesawat sudah bisa langsung mengisi bahan bakar di Bandara Jember. Jika sebelumnya harus mengisi di Bali atau Jakarta, kini semuanya bisa dilakukan di sini,” jelasnya.

Pengoperasian fasilitas pengisian avtur di Bandara Notohadinegoro terwujud melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Jember, PT Pertamina Patra Niaga, serta dukungan Anggota DPR RI Kawendra Lukistian. Proses penyediaan fasilitas ini dinilai sangat cepat, dengan waktu pelaksanaan kurang dari dua minggu.

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Tebar Kurban untuk Warga Surabaya dan Sidoarjo

Kehadiran jajaran Direktur Pemasaran Pusat PT Pertamina Patra Niaga dalam peresmian tersebut menegaskan komitmen BUMN dalam mendukung penguatan layanan transportasi udara dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dampak langsung dari pengoperasian layanan avtur ini mulai dirasakan masyarakat melalui penurunan harga tiket pesawat. Gus Fawait menyebutkan, harga tiket rute Jember–Jakarta yang sebelumnya berada di kisaran Rp2 juta, kini turun menjadi sekitar Rp1,4 juta hingga Rp1,5 juta.

“Penurunan harga tiket ini merupakan bagian dari ikhtiar agar masyarakat Jember dapat menikmati layanan transportasi udara yang lebih terjangkau, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas aksesibilitas bagi rakyat,” tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.