Jumat, 19 Jun 2026 20:24 WIB

Banjir Makin Parah, Penyaluran MBG di Lamongan Gunakan Perahu

Proses distribusi MBG ditengah Banjir di Kecamatan Kalitengah, Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Proses distribusi MBG ditengah Banjir di Kecamatan Kalitengah, Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Raut lelah dan pasrah tampak di wajah para pekerja maupun ahli gizi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tiwet, Lamongan saat harus berjibaku dengan banjir. Ya, kondisi banjir memaksa mereka harus memutar otak dan bekerja ekstra keras, lantara banjir akibat luapan Sungai Bengawan Jero Lamongan semakin memprihatinkan.

Mobil operasional SPPG Tiwet, Kecamatan Kalitengah tak mampu menerjang banjir sehingga ompreng atau tempat makan sisa MBG harus dipindah ke perahu untuk diantar kembali ke Dapur Sehat SPPG.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Konektivitas di Desa Jelakcatur, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, Jawa Timur, menjadi salah satu titik paling terdampak. 

Asisten Laboratorium SPPG Tiwet, Agung, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil lantaran ketinggian air terus meningkat secara signifikan sejak Selasa (13/1/2026) siang.

“Tadi berangkatnya naik mobil masih bisa, tapi pas kembalinya khawatir air makin tinggi, jadi alternatifnya naik perahu,” ujar Agung.

Baca Juga: Petani Jember Belum Rasakan Manfaat Ekonomi Program MBG

Pekerja SPPG, harus mendayung sejauh kurang lebih 500 meter membelah genangan air setinggi 80 sentimeter.

“Ini kurang lebih ada 120 ikat, jadi totalnya sekitar 300 ompreng yang kami bawa balik,” pungkasnya.

Baca Juga: Mahasiswa Universitas Brawijaya Tolak Kampus Kelola SPPG, Rektorat Bungkam

Hingga berita ini diturunkan, banjir di wilayah Kalitengah belum menunjukkan tanda-tanda akan surut. 

Kendati demikian, pihak SPPG memastikan pelayanan MBG bagi siswa akan tetap diupayakan berjalan tepat waktu dengan menyesuaikan kondisi lapangan.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.