Selasa, 16 Jun 2026 03:54 WIB

Jagal Pegirian Keler Sapi Hidup ke Gedung DPRD Surabaya, Tolak Relokasi

Ratusan Jagal Sapi Pegirian memaksa masuk Gedung DPRD Surabaya (foto: Amar for jatimnow.com)
Ratusan Jagal Sapi Pegirian memaksa masuk Gedung DPRD Surabaya (foto: Amar for jatimnow.com)

jatimnow.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Paguyuban Jagal dan Pedagang Daging Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Surabaya, Senin (12/1/2026). 

Demonstrasi ini merupakan bentuk penolakan terhadap rencana Pemerintah Kota Surabaya merelokasi operasional RPH Pegirian ke kawasan Oso Wilangun.  

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

Ada hal unik dalam aksi tersebut. Selain membawa spanduk berisi tuntutan, massa juga mengkeler (memasukkan) tiga ekor sapi ke halaman Kantor DPRD sebagai simbol perlawanan. 

Suasana sempat memanas ketika mereka bersikeras membawa hewan ternak itu masuk ke halaman kantor DPRD, sehingga menarik perhatian warga sekitar.  

Dalam orasinya, perwakilan massa menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Surabaya. Mereka menilai pihak legislatif tidak berpihak pada nasib para jagal yang selama puluhan tahun menggantungkan hidup di Pegirian.  

"Kami datang karena kecewa. Seharusnya DPRD memfasilitasi rakyat, bukan justru terkesan bersama-sama mengusir kami. Ingat, kalian dipilih oleh suara rakyat," teriak salah satu orator dari atas mobil komando.  

Massa menegaskan bahwa penolakan ini bukan sekadar persoalan lokasi, melainkan menyangkut keberlangsungan ekonomi keluarga yang telah diwariskan turun-temurun. Mereka bahkan mengancam akan kembali dengan jumlah massa lebih besar jika aspirasi tetap diabaikan.  

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Menanggapi aksi tersebut, Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Faridz Afif, menyampaikan bahwa relokasi RPH merupakan kebijakan lama yang telah direncanakan secara matang oleh Pemerintah Kota.  

Faridz menyayangkan protes baru memuncak ketika pembangunan di lokasi baru sudah berjalan. Menurutnya, Komisi B telah berulang kali melakukan mediasi untuk mencari jalan tengah.  

"Kami sudah menawarkan solusi, termasuk penyediaan kendaraan pengangkut daging agar distribusi dari Oso Wilangun ke pasar tetap tepat waktu. Namun, pihak mitra jagal tetap bersikeras dengan pendirian ‘harga mati’ tidak mau pindah," ujarnya.  

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

Ia juga mengungkapkan bahwa pada pertemuan mediasi ketiga, perwakilan paguyuban memilih walk out sebelum pembahasan selesai, meski instansi terkait sudah hadir untuk memberikan penjelasan.  

Meski relokasi tetap akan dijalankan sesuai rencana pembangunan kota, Faridz menegaskan bahwa DPRD Surabaya tidak akan lepas tangan. Pihaknya berkomitmen mengawal proses transisi agar tidak merugikan mata pencaharian para pedagang dan jagal.  

"Kami akan terus memfasilitasi dan mencari solusi atas keluhan yang muncul agar proses relokasi ini berjalan baik bagi semua pihak," pungkasnya.  

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.