Rabu, 17 Jun 2026 19:24 WIB

Siaga Banjir, Gubernur Khofifah Kunjungi Warga Terdampak di Lamongan

Foto: Gubernur Khofifah saat menyapa anak-anak korban terdampak banjir di Desa Laladan, Deket, Lamongan. (Adyad Ammy Iffamsah/jatimnow.com)
Foto: Gubernur Khofifah saat menyapa anak-anak korban terdampak banjir di Desa Laladan, Deket, Lamongan. (Adyad Ammy Iffamsah/jatimnow.com)

jatimnow.com-Gubernur Jawa Timur. Khofifah Indar Parawansa mengunjungi warga terdampak banjir di Desa Laladan, Kecamatan Deket, Lamongan. Di hadapan warga, Khofifah menegaskan komitmenya untuk melakukan langka mitigasi. Data yang dihimpun, bulan Januari menjadi waktu dengan potensi puncak curah hujan paling tinggi.

“Menurut BMKG Juanda, intensitas hujan pada Desember hanya sekitar 20 persen, sementara Januari ini mencapai 58 persen atau hampir tiga kali lipat. Pada Februari diprediksi turun kembali menjadi 22 persen,” ujar Khofifah, Sabtu (10/1/2026).

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Wilayah sungai Bengawan Jero, kata Khofifah, memiliki resiko banjir cukup tinggi jika melihat kondisi cuaca dan debir air. Pemprov Jatim menyiapkan upaya penanganan seperti modifikasi cuaca dan normalisasi kanal sungai dari hulu hingga hilir.

“Kami perlu komunikasi dan koordinasi intensif dengan Pemkab Gresik karena ada kekhawatiran limpasan air ke wilayah mereka. Semua langkah ini dilakukan agar aliran air bisa terkendali,” tuturnya.

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

Sebagai langkah darurat, Gubernur juga menyebutkan penutupan pintu air Kuro yang dilakukan oleh Bupati setempat. Di lokasi tersebut terdapat enam pintu air dengan kapasitas total mencapai 840 liter per detik. Namun, tidak seluruh pintu dapat dioperasikan secara bersamaan mengingat banyaknya anak sungai yang bermuara ke jalur tersebut.

“Kalau semua dibuka, air dari anak-anak sungai akan mengalir ke satu titik. Jadi pengoperasiannya harus bertahap, menyesuaikan dengan kondisi hujan. Jika intensitas hujan mulai mereda, suplai air ke sungai berkurang dan genangan bisa berangsur surut,” pungkasnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.