Selasa, 16 Jun 2026 05:11 WIB

Synchroma Fest 2026 di Surabaya, Ruang Temu Kopi, Musik, dan Edukasi

Manual Brew Competition yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur memeriahkan Synchroma Fest 2026. (Foto: Humas Unitomo/jatimnow.com)
Manual Brew Competition yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur memeriahkan Synchroma Fest 2026. (Foto: Humas Unitomo/jatimnow.com)

jatimnow.com - Festival kreatif Synchroma Fest 2026 yang digelar mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dr. Soetomo (FIKOM Unitomo) menghadirkan dampak nyata bagi pelaku industri kreatif dan UMKM kopi di Surabaya.

Acara yang digelar di salah satu mall Surabaya ini menjadi ruang pertemuan antara mahasiswa, musisi lokal, pelaku usaha kopi, dan publik luas.

Baca Juga: Tren Kecantikan 2026, Rever Academy Surabaya Rilis Gaya Ikonik

Digelar sebagai bagian dari praktik mata kuliah MICE, festival ini membuka peluang promosi bagi UMKM kopi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap edukasi kopi dan ekosistem kreatif.

Pengunjung tidak hanya menikmati pertunjukan musik, tetapi juga berinteraksi langsung dengan tenant kopi lokal yang menampilkan ragam produk dan metode seduh.

Ketua Pelaksana Synchroma Fest 2026, Anjas Bagus Setiawan, menyebut kegiatan ini sebagai simulasi dunia kerja yang dijalani secara riil oleh mahasiswa.

“Kami belajar mengelola acara dari tahap perencanaan hingga eksekusi, dengan standar profesional dan target pengunjung umum,” ujarnya.

Baca Juga: ORADO Jatim Buka Peluang UMKM Garap Peralatan Domino

Dosen pengampu mata kuliah MICE, Citra Rani Angga Riswari, mengatakan praktik semacam ini memberi bekal penting bagi mahasiswa komunikasi.

Menurutnya, pengalaman lapangan melatih kerja tim, manajemen risiko, serta kemampuan membaca kebutuhan industri event yang terus berkembang.

Nilai edukatif festival diperkuat lewat seminar kopi yang menghadirkan Direktur PT Sulotco Jaya Abadi, Samuel Karundeng.

Baca Juga: Inside The Frame, Membedah Alur Kerja Film Profesional di ISTTS

Ia memaparkan potensi kopi Indonesia, mulai dari Arabika, Robusta, hingga kopi Flores, termasuk praktik pendampingan petani dan proses pascapanen yang menentukan mutu rasa.

Rangkaian acara juga dimeriahkan Manual Brew Competition yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kompetisi ini dimenangkan Mochamad Arga Firmanda, disusul Iwan dan Shiratul Muttakin.

Penampilan band lokal Surabaya menutup festival yang menyatukan kreativitas kampus dengan denyut ekonomi kreatif kota.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.