Inside The Frame, Membedah Alur Kerja Film Profesional di ISTTS
- Penulis : Ni'am Kurniawan
- | Jumat, 24 Apr 2026 12:46 WIB
jatimnow.com - Kabar baik bagi pegiat film di Jawa Timur. Akses terhadap teknologi produksi kelas atas yang biasanya eksklusif kini terbuka lebar melalui gelaran Workshop Inside The Frame.
Acara yang berlangsung di Auditorium Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) pada 24–25 April 2026 tersebut, mengajak pelajar dan mahasiswa merasakan langsung atmosfer produksi film profesional tanpa dipungut biaya.
Baca Juga: ORADO Jatim Buka Peluang UMKM Garap Peralatan Domino
Kolaborasi antara bìsasínema dan Sentra Digital Surabaya melampaui batasan teori di ruang kelas. Peserta tidak hanya duduk mendengarkan, melainkan terjun langsung ke dalam set film nyata yang dibangun khusus di area kampus.
Momentum tersebut menjadi krusial mengingat industri konten digital saat ini menuntut standar visual yang semakin tinggi.
Panggung utama workshop ini menghadirkan sosok di balik layar film Agak Laen: Menyala Pantiku, Wendy Aga. Sang sutradara memandu peserta menerjemahkan naskah menjadi visi visual yang kuat.
Pengalaman belajar kian mendalam berkat kehadiran Fujifilm GFX Eterna, kamera sinema medium format yang jarang bisa diakses publik secara bebas.
Baca Juga: Emil Dardak Dorong Komunitas Developer AI Jadi Penggerak Ekonomi Digital Jatim
"Kami ingin peserta memahami bagaimana cerita diubah menjadi gambar melalui teknologi kamera dengan detail tinggi," ujar Rara Dwi Yanti Handayani, Kepala Humas Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) dalam keterangannya, Jumat (24/4).
Alur kerja dalam kegiatan tersebut disusun secara terintegrasi. Setelah proses pengambilan gambar menggunakan lensa DZOFilm, hasil rekaman segera dibawa ke color grading suite di sayap kanan gedung ISTTS.
Di sana, Yulia Anggraeni selaku Colorist sekaligus pendiri Klover Colour Studio, mengawal peserta melakukan finishing menggunakan perangkat standar industri, DaVinci Resolve.
Baca Juga: Padukan AI dan Tradisi, Pekan Desain ISTTS 2026 Jadi Magnet Kreativitas Remaja
Selain praktik di set, pengunjung dapat menjelajahi area eksibisi yang memamerkan perangkat terkini dari merek global seperti Fujifilm, Zeiss, hingga Blackmagic Design.
Kehadiran berbagai ekosistem pendukung produksi ini mempertegas posisi Surabaya sebagai salah satu poros kreatif yang potensial di Indonesia.
Melalui pendekatan menyeluruh mulai dari penyutradaraan, teknis pencahayaan, hingga pascaproduksi, acara tersebut menjadi jembatan bagi sineas muda Jawa Timur untuk siap bersaing di industri kreatif global yang kian kompetitif.
Editor : Ali MasdukiURL : https://jatimnow.id/baca-84009-inside-the-frame-membedah-alur-kerja-film-profesional-di-istts