Minggu, 14 Jun 2026 04:59 WIB

Tren Kecantikan 2026, Rever Academy Surabaya Rilis Gaya Ikonik

Peserta dan model menampilkan karya tata rias serta avant-garde hairstyling dalam ajang Live on Etalase di Rêver Academy, Surabaya, Kamis (4/6/2026). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Peserta dan model menampilkan karya tata rias serta avant-garde hairstyling dalam ajang Live on Etalase di Rêver Academy, Surabaya, Kamis (4/6/2026). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Industri kreatif tanah air bersiap menyambut kiblat baru yang lahir dari tangan-tangan anak muda. Lewat panggung bertajuk Live on Etalase yang digelar di Jalan Tumapel nomor 8 Surabaya, Kamis (4/6/2026), Rever Academy resmi memamerkan portofolio hidup karya sepuluh perias masa depan.

Acara tersebut sekaligus menjadi kompas penentu arah tren kecantikan 2026 yang diprediksi bergeser ke arah personalisasi dan karakter ikonik.

Baca Juga: Lewat Sentuhan Magisnya, Evangeline Santoso Ubah Keterbatasan Jadi Kekuatan

Art Director Rever Academy, Marina Adia, menjabarkan bahwa istilah etalase dalam acara ini mengalami pergeseran makna. Alih-alih memajang benda mati, akademi kecantikan ini justru menyajikan proses kehidupan, ledakan kreativitas, serta manifesto seni visual dari para siswi melalui tata rambut dan riasan wajah.

"Kami tidak membatasi usia untuk belajar. Kebetulan, panggung kali ini didominasi oleh kreator usia belasan hingga awal 20-an. Tujuan utamanya melahirkan talenta muda yang punya ciri khas kuat, bukan sekadar menjadi pengikut arus," ujar Marina di sela-sela acara.

Menurut Marina, keterikatan emosional menjadi pembeda utama pada karya generasi baru ini. Sebagian besar portofolio yang tampil merupakan kristalisasi dari pengalaman hidup, gejolak kepribadian, hingga fase transformasi para kreatornya.

"Dalam seni, tidak ada sekat benar atau salah. Esensinya ada pada pesan, tujuan, dan nilai yang ingin ditiupkan ke dalam karya tersebut," tambah Marina.

Sebanyak 10 future artist memamerkan portofolio kreatif yang mengangkat tema personal, transformasi diri, hingga eksplorasi seni rambut, sekaligus menggambarkan arah tren kecantikan 2026 yang lebih ikonik dan berkarakter. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)Sebanyak 10 future artist memamerkan portofolio kreatif yang mengangkat tema personal, transformasi diri, hingga eksplorasi seni rambut, sekaligus menggambarkan arah tren kecantikan 2026 yang lebih ikonik dan berkarakter. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

Sepuluh perias masa depan membagi panggung ke dalam dua kategori besar, yaitu tata rias profesional (Pro. Make-up Artistry) dan desain rambut profesional (Pro. Hairdesign).

Pada kategori riasan wajah, gaya pengantin modern mendominasi dengan pendekatan visual yang bersih namun mewah. Evangeline Santoso lewat tema Modern Gorgeous Bride membuktikan bahwa kecantikan alami bisa dinaikkan kelasnya menjadi glamor tanpa harus terlihat tebal.

Pendekatan serupa diperluas oleh Genevieve Elleonora Yohans melalui konsep Sparkling Glam, yang menyatukan gradasi perak dan emas untuk memancarkan rasa percaya diri perempuan modern.

Lompatan teknik yang lebih berani tampak pada portofolio Irma Maulana Wulandari bertajuk Glimpse of Silver Dust. Irma mengeksplorasi riasan mata bersudut tajam dengan paduan eyeliner menyerupai sayap kupu-kupu dan hiasan kristal menyerupai tetesan air mata.

Sementara itu, Ledy Sesilia Limber dalam The Sculpted Bride dan Novita Maulana lewat The Golden Ratio Glow memilih bermain pada kekuatan koreksi anatomi wajah demi menghasilkan dimensi wajah yang proporsional dan bercahaya.

Beralih ke kategori desain rambut, panggung berubah menjadi ruang pameran seni instalasi yang radikal lewat kategori Avant-Garde Hairstyling dan Hair Cutting & Color.

Baca Juga: ORADO Jatim Buka Peluang UMKM Garap Peralatan Domino

Kresensia Carmenita Nadine memukau pengunjung lewat ornamen rambut menyerupai tanduk tinggi dipadukan dengan masker misterius berselimut warna biru futuristik dalam tema Elegance Behind Imperfection.

Inspirasi alam bebas juga tertuang kuat dalam karya Margaretha Johanna yang bertajuk Whisper Of The Ocean. Margaretha memotong rambut modelnya dengan gaya bob rata menyerupai ubur-ubur, lengkap dengan poni pastel yang menangkap refleksi cahaya laut.

Di sisi lain, Sri Wahyuni menyuguhkan kemegahan mahkota berbahan anyaman rambut bertema Celestial Woven Crown, sebuah karya yang menggabungkan potongan asimetris ekstrem dengan warna milk tea.

Proses metamorfosis kehidupan menjadi sajian penutup yang emosional. Stefani D. Antolis menerjemahkan siklus kepompong menjadi kupu-kupu lewat sanggul organik berwarna merah muda dan hijau lembut.

Terakhir, Thesalonica Rajagukguk menyita perhatian lewat konsep Rising From The Ashes. Desain rambut bertekstur tajam, berlapis messy, serta poni menyerupai baju besi ini menggunakan warna jingga api dan hitam pekat, melambangkan keberanian untuk bangkit dari kehancuran.

Art Director Rever Academy Marina Adia memaparkan konsep Live on Etalase di hadapan peserta dan tamu undangan di Surabaya, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut menampilkan karya 10 future artist bidang makeup dan hair design sekaligus menjadi ajang pembacaan tren kecantikan 2026 yang mengedepankan gaya personal, ikonik, dan berkarakter. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)Art Director Rever Academy Marina Adia memaparkan konsep Live on Etalase di hadapan peserta dan tamu undangan di Surabaya, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut menampilkan karya 10 future artist bidang makeup dan hair design sekaligus menjadi ajang pembacaan tren kecantikan 2026 yang mengedepankan gaya personal, ikonik, dan berkarakter. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

Baca Juga: Indomobil eMotor QT Meluncur di Surabaya, Motor Listrik Stylish Rp16 Jutaan

Berdasarkan seluruh karya yang lahir dari panggung Rever Academy, Marina Adia membocorkan arah gaya hidup dan kecantikan yang akan mendominasi sepanjang tahun 2026. Pendekatan massal dipastikan mulai ditinggalkan.

"Kunci tahun 2026 ada pada kata personalized dan iconic. Penata rambut harus jeli membaca rutinitas harian dan kepribadian klien. Orang yang aktif berolahraga tidak boleh dibebani dengan potongan rambut yang menyulitkan ruang geraknya. Kesederhanaan yang punya satu detail kuat sebagai pernyataan karakter akan menjadi pilihan utama," papar Marina.

Untuk urusan pewarnaan rambut, Marina menegaskan kiblat mode akan berakar pada identitas masyarakat Asia. Warna dasar gelap seperti hitam pekat dan cokelat tua tetap kokoh di puncak popularitas karena alasan kemudahan perawatan dan kesesuaian pigmen alami tubuh.

Meski demikian, ruang kreativitas tetap terbuka lebar melalui permainan helaian warna kontras (highlight). Tren ke depan mengarah pada kombinasi transisi warna yang lembut dan elegan, seperti perak yang berpadu tipis dengan emas, atau semburat biru muda sebagai aksen.

"Penempatan warna tidak lagi acak atau merata di seluruh kepala. Cukup letakkan di area poni atau sisi tertentu untuk memberi kejutan visual. Transisinya harus mengalir halus tanpa garis pembatas yang kaku. Dan yang paling krusial, teknik pewarnaan modern wajib menghindari munculnya bias warna oranye yang merusak estetika rambut," pungkasnya.

Sebagai informasi, Rever Academy Surabaya adalah akademi dan pusat pelatihan tata rias (makeup) serta penataan rambut (hairdressing) profesional bertaraf internasional di Surabaya. Akademi ini memadukan teknik kecantikan standar Eropa dan Asia untuk mencetak para profesional di industri kecantikan

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.