Minggu, 07 Jun 2026 16:48 WIB

Kepala BKPSDM Dilantik Sebagai Pj Sekda Tulungagung

  • Penulis :
  • | Kamis, 08 Jan 2026 07:59 WIB
Foto: Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo usai pelantikan Pj Sekda. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo usai pelantikan Pj Sekda. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tulungagung, Soeroto, resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Sekda Tulungagung. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Rabu (7/01/2026). Dengan pelantikan ini, Soeroto mengemban tugas ganda, yakni tetap menjabat sebagai Kepala BKPSDM sekaligus menjalankan fungsi Sekretaris Daerah.

Bupati Gatut Sunu Wibowo menegaskan bahwa pengangkatan PJ Sekda telah melalui dasar hukum yang jelas dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Ia menyebut, pengangkatan PJ Sekda telah memperoleh persetujuan dari Gubernur Jawa Timur sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2018.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

“Pengangkatan PJ Sekda ini sudah sesuai aturan, sesuai Pasal 5 ayat 2 Perpres 3 Tahun 2018, dan telah mendapat persetujuan Gubernur Jawa Timur. Tujuannya untuk menjaga kesinambungan pemerintahan daerah agar organisasi tetap berjalan optimal,” ujarnya.

Menurutnya, posisi Sekda merupakan jabatan strategis yang memiliki peran sentral sebagai penggerak utama birokrasi dan koordinator seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Karena itu, kinerja Sekda sangat menentukan berhasil atau tidaknya kebijakan kepala daerah diimplementasikan di lapangan.

“Sekda adalah penghubung antara visi misi kepala daerah dengan pelaksanaan teknokratik di lapangan. Sekda harus mampu memastikan seluruh kebijakan dapat diterjemahkan dan dijalankan oleh OPD sesuai harapan masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga: Dear Prabowo, Produsen Tahu di Tulungagung Resah Karena Harga Kedelai Naik

Gatut juga berpesan agar PJ Sekda yang baru dilantik mampu menjaga integritas, memberikan keteladanan kerja, serta memperkuat sinergi antarperangkat daerah. Ia menekankan pentingnya budaya kinerja yang profesional dan bertanggung jawab di lingkungan Pemkab Tulungagung. Gatut Sunu juga secara tegas membantah adanya praktik jual beli jabatan dalam proses pengangkatan PJ Sekda. Ia memastikan pengangkatan dilakukan murni berdasarkan kompetensi, rekam jejak, dan integritas pejabat yang bersangkutan.

“Yang kami cari adalah pejabat yang siap bekerja, bukan yang sekadar berkuasa. Jabatan tidak bisa dibeli. Oleh karena itu, saya minta PJ Sekda benar-benar fokus memperkuat sinergi dan mendorong budaya kinerja di Tulungagung,” tandasnya.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Sementara itu, PJ Sekda Tulungagung Soeroto mengatakan bahwa sesuai ketentuan yang berlaku, tugas dan kewenangan PJ Sekda pada dasarnya sama dengan Sekda definitif. Namun, masa jabatan PJ Sekda bersifat sementara yakni hanya tiga bulan dengan masa perpanjangan satu kali. Setelah itu harus dilakukan pengangkatan secara definitif. Terkait pengisian jabatan Sekda definitif, Soeroto menegaskan bahwa proses lelang sepenuhnya menjadi kewenangan Bupati Tulungagung. Ia menyebut, mekanisme lelang jabatan akan diawali dengan pembentukan Panitia Seleksi (Pansel).

“Nanti akan dibentuk Panitia Seleksi untuk melaksanakan proses open bidding Sekda definitif sesuai aturan yang ada,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.