Rabu, 17 Jun 2026 10:22 WIB

Mewaspadai Perayu Lelaki di Medsos, Korban Jadi Mesin ATM

Ilustrasi/Foto: Istimewa
Ilustrasi/Foto: Istimewa

jatimnow.com - Berhati-hati dalam bergaul di media sosial (medsos) sangat diperlukan. Sekarang ini, pelaku kejahatan siber dengan beragam modus bergentayangan.

Terutama, jangan mudah terayu atau sebaliknya. Jika lengah, bisa jadi kamulah giliran yang jadi korban.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Dari penelusuran jatimnow.com, ada empat cerita tentang korban dari akun perempuan yang sengaja menjebak kaum lelaki di Banyuwangi. Korbannya beragam latar belakangnya, dari pejabat pemerintah, kepala sekolah, karyawan swasta hingga pegawai bank.

Dari empat kejadian yang nyaris semua tidak terpublikasi, itu rata-rata berawal dari menjalin pertemanan di Facebook dengan sebuah akun  yang bermodal foto profil perempuan 'cantik'.

Awalnya berteman biasa, kemudian akun perempuan perayu itu mulai memainkan jurusnya. Umpan pun ditebar. Dia mulai menyapa melalui chat personal atau japri alias jalur pribadi. Jika sang korban termakan umpannya, maka rayuan maut semakin memikat korbannya.

Tanpa disadari pelaku mendokumentasikan riwayat percakapan, apalagi korban mengajak kopi darat atau berlanjut ke check in di hotel untuk menumpahkan nafsu birahinya.

Singkat kata, korban digiring ke dalam jebakan. Perbuatan mesum yang sudah dilakukan kemudian dipakai pelaku sebagai bahan obrolan dengan korban melalui chat.

Lagi-lagi, jejak percakapan akan didokumentasikan pelaku. Disimpan sebagai senjata dan akan digunakan disaat waktunya tiba. Apa itu? Pada saatnya korban diperas dengan ancaman perselingkuhan itu akan diungkap. Malu kan?

Jika sudah demikian, maka korban baru tersadar jika masuk jebakan. Korban menjadi mesin ATM bagi pelaku. Meminta sejumlah uang setiap saat, ada juga yang menuntut dijatah uang secara bulanan.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Namun ada juga korban yang tersadar saat proses jebakan baru separuh jalan. Korban tidak meladeni ajakan pelaku untuk membawa urusan ranjang dalam percakapan melalui chatting.

RS misalnya. Profesional muda nyaris jadi mesin ATM jika tidak melawannya. Ia mengaku pernah menjadi korban rayuan maut yang berbuntut teror.

"Saya berbulan-bulan diganggu sama wong edan ini. Diancam macam-macam bentuknya," ujar RS sambil memperlihatkan SMS pelaku bernada ancaman kepada jatimnow.com, Jumat (18/10/2018).

Bahkan, kenang RS, pelaku nekad mengirim pesan singkat ke nomor layanan kantornya. Pesan itu mengumbar cerita vulgar yang menyudutkannya.

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

"Beberapa kali saya dipaksa untuk ketemu. Saya turuti, saya ajak bicara baik-baik," katanya.

Namun hal itu justru membuat pelaku semakin merasa di atas angin.

"Saya ancam laporkan ke polisi, biar urusan sama hukum. Lagian, transaksi diawal jual beli, kenapa saya jadi diperas," tutupnya seraya berpamitan.

 

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.