Rabu, 17 Jun 2026 17:00 WIB

Besaran Dana Desa di Tulungagung Dipangkas Untuk Pembangunan KDMP

  • Penulis :
  • | Sabtu, 03 Jan 2026 13:27 WIB
Foto: Ilustrasi koperasi merah putih. (Ilustrasi/jatimnow.com)
Foto: Ilustrasi koperasi merah putih. (Ilustrasi/jatimnow.com)

jatimnow.com-Besaran Dana Desa (DD) tahun 2026 mendatang di Tulungagung dipastikan akan langsung dipotong pemerintah pusat. Potongan yang dilakukan terhadap DD ini dilakukan sebagai permodalan untuk program strategis nasional yakni pendirian Koperasi Merah Putih di setiap desa.

Kabid Bina Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tulungagung, Reza Zulkarnain mengatakan potongan besaran DD ini tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) nomor 17 tahun 2025. Sesuai inpres tersebut, ada program Koperasi Merah Putih yang merupakan program strategis nasional (PSN).

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Sesuai instruksi tersebut, Koperasi Merah Putih diketahui didanai menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) melalui dana desa (DD) yang akan dipotong sesuai kebutuhan. Pendanaan Koperasi Merah Putih maksimal Rp3 miliar dengan tenor selama enam tahun.

"Jadi nantinya DD akan dipotong sesuai dengan kebutuhan masing-masing desa untuk mendirikan Koperasi Merah Putih. Kalau sesuai aturan, maksimal dana yang digunakan Rp3 miliar dengan tenor 6 tahun," ujarnya, Sabtu (3/01/2026).

Terkait besaran nominal yang diterima masing-masing desa, Reza mengungkapkan pihaknya masih belum bisa menyampaikan lantaran belum terbitnya Permendes atau Permenkeu terkait aturan itu. Sedangkan rencana pembangunan gerai Koperasi Merah Putih, terpusat pada Kementerian Koperasi.

Nantinya setiap gerai Koperasi Merah Putih pada masing-masing desa bentuknya akan sama persis, dimana proses pembangunannya dilakukan oleh PT. Agrinas. Meski pihaknya sudah tahu maksimal pemangkasan DD sebesar Rp 3 miliar, namun pihaknya belum tahu pasti besaran DD yang dipangkas pada setiap desa.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Memang secara maksimal DD yang dipangkas senilai Rp 3 miliar, tetapi itu bisa kurang dan bisa lebih. Untuk masing-masing desanya dipangkas berapa, kami belum tahu," ungkapnya.

Secara teknis, jelas Reza, artinya pembangunan Koperasi Merah Putih itu hutang terlebih dahulu melalui PT. Agrinas selaku pembangun Koperasi Merah Putih. Kemudian nantinya selesai pembangunan, hutang itu akan dibayarkan melalui DD terlebih dahulu, sehingga DD akan langsung dipangkas oleh Pemerintah Pusat.

Selain itu, saat ini pihaknya belum bisa merencanakan prioritas penggunaan DD tahun 2026, serta pihaknya juga belum menemukan pagu global sesuai Permenkeu, sehingga perencanaan itu belum bisa dilakukan. Saat ini, semua pihak masih terus menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat terkait prioritas penggunaan DD 2026.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Jadi teknis permodalan Koperasi Merah Putih itu, dari PT. Agrinas selaku pembangun akan mengeluarkan uang terlebih dahulu. Kemudian, setelah selesai, habisnya berapa itu nanti akan diganti dengan DD," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.