Senin, 22 Jun 2026 15:07 WIB

Aksi Nyata Ekoteologi, Mahasiswa Jateng Siap Jadi Pelopor Penjaga Bumi

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 30 Des 2025 00:45 WIB
PMMBN serukan "Jihad Ekologis" melalui pembagian bibit pohon di Semarang. Gerakan ini ajak mahasiswa jadikan pelestarian alam sebagai ibadah nyata. (Foto: PMMBN/jatimnow.com)
PMMBN serukan "Jihad Ekologis" melalui pembagian bibit pohon di Semarang. Gerakan ini ajak mahasiswa jadikan pelestarian alam sebagai ibadah nyata. (Foto: PMMBN/jatimnow.com)

jatimnow.com – Gerakan pelestarian alam kini punya wajah baru di kalangan aktivis mahasiswa Jawa Tengah. Pengurus Pusat Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PMMBN) resmi menyerukan "Jihad Ekologis" sebagai bentuk pertahanan negara melawan kerusakan lingkungan.

Tak sekadar diskusi di atas kertas, gerakan ini ditandai dengan pembagian puluhan bibit pohon kepada para kader di Universitas Wahid Hasyim, Sabtu (27/12/2025).

Baca Juga: Krisis Brantas: Posko Ijo Surati Gubernur, Sentil Pemerintah Pusat

Aksi pemberian bibit pohon ini menjadi penutup rangkaian Workshop Ekoteologi yang diikuti delegasi mahasiswa dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Langkah tersebut diambil untuk menggeser narasi pelestarian lingkungan dari sekadar jargon politik menuju dimensi spiritual yang lebih mendalam.

"Kita ingin menggeser paradigma. Menanam pohon bukan lagi sekadar agenda seremonial, melainkan ibadah nyata untuk menjaga keseimbangan alam demi generasi mendatang," tegas Ketua Umum PP PMMBN, Derida A. Bil Haq.

Internalisasi nilai ekoteologi ini bertujuan mencetak pelopor penjaga bumi di setiap daerah asal peserta. Setiap mahasiswa yang membawa pulang bibit pohon diharapkan menjadi penggerak aksi nyata, bukan sekadar membawa pulang wawasan intelektual dari ruang pertemuan.

A. Fauzan Hidayatullah, CEO CFS Environmental Institute yang hadir sebagai narasumber, mengingatkan bahwa setiap pohon yang tumbuh akan menjadi paru-paru dunia. Ia memandang aktivitas ini sebagai investasi spiritual yang manfaatnya jauh melampaui usia penanamnya.

Baca Juga: Duka Aceh-Sumatra, PP PMMBN Serukan Jihad Ekologis Lawan Kerusakan Hutan

“Menanam satu bibit hari ini adalah bentuk ibadah dan sedekah jariyah. Pahalanya akan terus mengalir selama pohon tersebut memberikan manfaat bagi makhluk hidup dan lingkungan,” papar Fauzan di hadapan puluhan peserta.

Ni’am Azhari dari Bidang Kajian Strategis PMMBN menjelaskan bahwa penyerahan bibit tersebut merupakan manifestasi dari keyakinan bahwa spiritualitas harus berakar kuat pada aksi lapangan.

Penguatan nilai ekoteologi di level kader dianggap krusial untuk menghadapi tantangan krisis iklim yang makin nyata.

Mahasiswa dari berbagai tingkatan pengurus, mulai dari wilayah hingga komisariat, kini memikul tanggung jawab baru sebagai garda terdepan jihad ekologis di daerah masing-masing.

Baca Juga: Seru! SporTrip Fun Tournament Sukses Pererat Solidaritas Anggota

Mereka ditargetkan mampu mengubah pola pikir masyarakat sekitar agar melihat pohon sebagai aset kehidupan yang suci.

Harapannya, bibit-bibit yang telah dibagikan mampu tumbuh besar menjadi benteng ekologis yang kokoh di seluruh penjuru Jawa Tengah.

Perlawanan terhadap kerusakan alam kini tidak lagi hanya disuarakan lewat spanduk, melainkan melalui akar yang menghujam bumi.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.