Sabtu, 06 Jun 2026 19:43 WIB

Duka Aceh-Sumatra, PP PMMBN Serukan Jihad Ekologis Lawan Kerusakan Hutan

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Selasa, 30 Des 2025 00:34 WIB
PP PMMBN serukan Jihad Ekologis merespons 1.138 korban jiwa bencana Aceh-Sumatra. (Foto: PP PMMBN/jatimnow.com)
PP PMMBN serukan Jihad Ekologis merespons 1.138 korban jiwa bencana Aceh-Sumatra. (Foto: PP PMMBN/jatimnow.com)

jatimnow.com - Angka kematian akibat bencana dahsyat yang menerjang Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kini menembus angka memilukan.

Data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 27 Desember 2025 mencatat 1.138 orang meninggal dunia, 163 jiwa dinyatakan hilang, dan hampir setengah juta warga terpaksa meringkuk di tenda pengungsian.

Baca Juga: PMI Surabaya Galang Donasi Kemanusiaan lewat Bulan Dana 2026

Lautan duka di tanah Sumatra ini memicu reaksi keras dari kalangan mahasiswa. Pengurus Pusat Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PP PMMBN) menilai ribuan nyawa yang melayang bukan sekadar statistik atau garis takdir semata.

Mereka menunjuk hidung kegagalan struktural pemerintah dalam menjaga kawasan hutan sebagai biang keladi bencana hidrometeorologi yang terus berulang.

"Bencana ini tidak bisa lagi kita pandang sebagai nasib atau fenomena cuaca ekstrem saja. Ini adalah alarm keras atas kegagalan pengelolaan alam yang terus terjadi," tegas Ketua Umum PP PMMBN, Derida A. Bil Haq, dalam Workshop Ekoteologi di Universitas Wahid Hasyim, Sabtu (27/12/2025).

PMMBN berusaha mendobrak pola pikir masyarakat yang seringkali pasrah menerima bencana sebagai kehendak Tuhan.

Melalui gerakan "Jihad Ekologis", organisasi ini mengajak publik menyadari bahwa perusakan hutan hulu yang memicu banjir bandang adalah dosa spiritual yang nyata. Kerusakan area resapan air dianggap sebagai bentuk pengkhianatan terhadap kedaulatan bangsa.

Derida menyebutkan bahwa membela negara di masa kini tidak melulu soal angkat senjata. Jalur pelestarian lingkungan yang berlandaskan nilai spiritualitas menjadi bentuk cinta tanah air yang paling relevan.

Mahasiswa didorong untuk tidak hanya saleh secara ritual di tempat ibadah, tetapi juga saleh secara sosial dengan menjaga ekosistem.

Baca Juga: PMI Surabaya Latih Relawan Antisipasi Hantavirus dan Wabah

"Kami ingin mahasiswa punya kepekaan ekologis sebagai bagian utuh dari iman. Tidak boleh berhenti pada ibadah di tempat suci saja," tambah Ni’am Azhari dari Bidang Kajian Strategis PP PMMBN.

Fakta di lapangan menunjukkan hampir 99 persen bencana sepanjang 2023-2024 didominasi oleh banjir dan tanah longsor.

Pembalakan liar di wilayah hulu dituding menjadi faktor utama yang melumpuhkan daya serap air. Pemerintah dianggap gagal mengawasi benteng pertahanan ekologis yang seharusnya melindungi rakyat dari hantaman air bah.

CEO CFS Environmental Institute, Akhmad Fauzan Hidayatullah, menjelaskan bahwa krisis lingkungan di Indonesia sebenarnya berakar pada krisis moral manusia.

Baca Juga: Tiar Karbala Resmikan Sumur Air Bersih untuk Korban Banjir Aceh

Pemikiran yang menganggap alam hanya sebagai objek eksploitasi harus segera dikoreksi jika tidak ingin melihat angka kematian terus bertambah setiap tahunnya.

"Kita harus berani mengoreksi pemikiran yang menganggap alam hanya objek untuk dikuras. Krisis ekologi ini sesungguhnya adalah krisis iman. Manusia harus kembali pada amanah aslinya sebagai pelestari bumi," kata Fauzan.

Sebagai tindak lanjut, PMMBN tengah merumuskan draf rekomendasi kebijakan yang akan disodorkan kepada pemerintah.

Forum ini berkomitmen mengawal isu lingkungan secara berkelanjutan, memastikan bahwa suara dari tenda-tenda darurat di Aceh dan Sumatra membuahkan perubahan kebijakan yang nyata bagi perlindungan alam Indonesia.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.