Selasa, 16 Jun 2026 01:16 WIB

Pemkab Banyuwangi Somasi Pengunggah 'Festival Rondo Sewu'

Screenshot meme Festival Rondo Sewu yang diunggah oleh akun Facebook bernama Muhammad Helmy Rosyadi.
Screenshot meme Festival Rondo Sewu yang diunggah oleh akun Facebook bernama Muhammad Helmy Rosyadi.

jatimnow.com - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, M Yanuar Bramuda mengaku geram dengan beredarnya meme ‘Festival Rondo Sewu untuk mengangkat janda yang bertalenta".

Meme yang beredar di Facebook dan grup WhatsApp itu dinilai melecehkan pagelaran seni budaya Festival Gandrung Sewu yang akan digelar pada 20 Oktober 2018 mendatang.

Baca Juga: Ratusan Peserta Meriahkan Festival Olahraga Tradisional di Tulunggagung

"Sudah kita somasi yang bersangkutan," kata Bram saat dikonfirmasi jatimnow.com, Jumat (19/10/2018).

Menurut Bram, pagelaran Gandrung Sewu itu merupakan ajang untuk melestarikan salah satu kesenian di tengah kemajuan zaman.

Bahkan, tarian ini juga banyak mengandung sejarah perjuangan masyarakat Banyuwangi saat melawan penjajahan.


Ia juga menjelaskan tema Gandrung Sewu tahun ini juga mengandung sejarah, yaitu "Layar Kumendung". Saat acara itu, nanti akan menampilkan kisah heroisme (kepahlawanan) Bupati pertama Banyuwangi, Raden Mas Alit.

Pada saat masa penjajahan itu, Mas Alit melakukan ekspedisi pelayaran (Layar) hingga akhirnya gugur. sehingga menyebabkan kesedihan (Kumendung) bagi rakyat di Bumi Blambangan.

Baca Juga: Festival Santri 2025 di Jember, Syiar Islam dan Penguatan Karakter

Kisah itu kemudian dituangkan dalam salah satu gendhing bernama Layar Kumendung.

"Kisah kepahlawanan itu dikemas dalam fragmen menarik, sehingga pertunjukan ini tidak sekadar peristiwa seni dan budaya. Tapi juga menjadi media untuk kembali mengingat sejarah pahlawan yang telah berjasa bagi daerah ini," tandas Bramuda.

Dari penelusuran jatimnow.com, meme ‘Festival Rondo Sewu untuk mengangkat janda yang bertalenta" itu diunggah oleh akun Facebook bernama Muhammad Helmy Rosyadi pada tanggal 12 Oktober 2018, pukul 09.04 dan 23.46 Wib. Ia menandai 48 orang temannya di Facebook.

Baca Juga: Penari Asal Meksiko Meriahkan Festival Jaranan Trenggalek Terbuka

Hingga saat ini pukul 14.56 Wib, postingan tersebut masih terpampang pada beranda akun tersebut.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.