Rabu, 22 Jul 2026 08:59 WIB

Festival Santri 2025 di Jember, Syiar Islam dan Penguatan Karakter

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 15 Okt 2025 07:55 WIB
Foto : Pembukaan festival santri di Jember. (Diskominfo/jatimnow.com)
Foto : Pembukaan festival santri di Jember. (Diskominfo/jatimnow.com)

jatimnow.com–Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren dan lembaga keagamaan memadati Gedung Jember Nusantara dalam pembukaan Festival Santri 2025, Selasa (14/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh setiap 22 Oktober.

Festival berlangsung mulai 14 hingga 22 Oktober, dan digelar di berbagai titik kota, seperti Kampus Politeknik Negeri Jember, Alun-alun Jember, serta Jember Sport Garden.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Sejumlah kegiatan digelar dalam Festival ini diantaranya,Festival Da'i (anak, remaja, dewasa), Festival Adzan, Tartil Al-Qur'an, dan Liga Santri. Festival Santri ini digelar berutjuan menumbuhkan semangat dakwah, ukhuwah islamiyah, dan nilai-nilai karakter positif di kalangan santri.

Asisten III Administrasi Umum Pemkab Jember, Dwi Isnaini Susanti, menekankan bahwa festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan juga sarana syiar Islam yang menekankan nilai keislaman moderat, akhlak mulia, dan daya saing santri di era modern.

“Santri bukan hanya pejuang di medan dakwah, tetapi juga penjaga moral dan etika bangsa. Dari pesantren, kita berharap lahir ulama, guru, dan tokoh yang menjadi penerang umat,” ujarnya.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

Sejak ditetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional, masyarakat diingatkan kembali akan peran besar para santri dan ulama, dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa.

"Santri bukan hanya pejuang di medan dakwah, tetapi juga menjaga moral dan etika kepada bangsa," imbuhnya.

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

Jember sendiri dikenal sebagai kota santri dengan jumlah ratusan pesantren yang berada di penjuru daerah. Dari pesantren-pesantren inilah akan lahir para ulama, guru dan tokoh masyarakat yang menjadi cahaya penerang bagi bangsa. Melalui kegaiatan festival hari santri nasional ini, Santi berharap akan lahir generasi santri yang tidak hanya fasih membaca alquran, tetapi memahami tanggungannya, serta mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Santri yang mampu berdakwah dengan hikmah, menyampaikan pesan islam dengan santun dan beretika, serta menjadi teladan dalam berperilaku dan berpedoman," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.