Sabtu, 06 Jun 2026 14:04 WIB

Festival Santri 2025 di Jember, Syiar Islam dan Penguatan Karakter

  • Penulis : Sugianto
  • | Rabu, 15 Okt 2025 07:55 WIB
Foto : Pembukaan festival santri di Jember. (Diskominfo/jatimnow.com)
Foto : Pembukaan festival santri di Jember. (Diskominfo/jatimnow.com)

jatimnow.com–Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren dan lembaga keagamaan memadati Gedung Jember Nusantara dalam pembukaan Festival Santri 2025, Selasa (14/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh setiap 22 Oktober.

Festival berlangsung mulai 14 hingga 22 Oktober, dan digelar di berbagai titik kota, seperti Kampus Politeknik Negeri Jember, Alun-alun Jember, serta Jember Sport Garden.

Baca Juga: Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Sejumlah kegiatan digelar dalam Festival ini diantaranya,Festival Da'i (anak, remaja, dewasa), Festival Adzan, Tartil Al-Qur'an, dan Liga Santri. Festival Santri ini digelar berutjuan menumbuhkan semangat dakwah, ukhuwah islamiyah, dan nilai-nilai karakter positif di kalangan santri.

Asisten III Administrasi Umum Pemkab Jember, Dwi Isnaini Susanti, menekankan bahwa festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan juga sarana syiar Islam yang menekankan nilai keislaman moderat, akhlak mulia, dan daya saing santri di era modern.

“Santri bukan hanya pejuang di medan dakwah, tetapi juga penjaga moral dan etika bangsa. Dari pesantren, kita berharap lahir ulama, guru, dan tokoh yang menjadi penerang umat,” ujarnya.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Sejak ditetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional, masyarakat diingatkan kembali akan peran besar para santri dan ulama, dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa.

"Santri bukan hanya pejuang di medan dakwah, tetapi juga menjaga moral dan etika kepada bangsa," imbuhnya.

Baca Juga: Demi Mendapat Uang Dari Orang Tua, Remaja di Jember Rekayasa Pembegalan

Jember sendiri dikenal sebagai kota santri dengan jumlah ratusan pesantren yang berada di penjuru daerah. Dari pesantren-pesantren inilah akan lahir para ulama, guru dan tokoh masyarakat yang menjadi cahaya penerang bagi bangsa. Melalui kegaiatan festival hari santri nasional ini, Santi berharap akan lahir generasi santri yang tidak hanya fasih membaca alquran, tetapi memahami tanggungannya, serta mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Santri yang mampu berdakwah dengan hikmah, menyampaikan pesan islam dengan santun dan beretika, serta menjadi teladan dalam berperilaku dan berpedoman," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.