Senin, 22 Jun 2026 21:18 WIB

Top! Riset UMSURA Raih Skor Tertinggi Nasional di Anugerah Diktisaintek 2025

Rektor UMSURA, Mundakir, dan Wakil Rektor, Radius Setiyawan, menunjukkan penghargaan Gold dan Silver di Anugerah Diktisaintek 2025. (Foto: Humas UMSURA/jatimnow.com)
Rektor UMSURA, Mundakir, dan Wakil Rektor, Radius Setiyawan, menunjukkan penghargaan Gold dan Silver di Anugerah Diktisaintek 2025. (Foto: Humas UMSURA/jatimnow.com)

jatimnow.com - Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) sukses mencatatkan prestasi gemilang pada penghujung tahun dengan membawa pulang dua penghargaan sekaligus dalam ajang bergengsi Anugerah Diktisaintek 2025.

Kampus berlogo matahari ini membuktikan kualitasnya melalui capaian tertinggi pada kategori penelitian dan pengabdian masyarakat di tingkat nasional.

Baca Juga: Mendiktisaintek Batasi Kuota PTN hingga Juli, Beri Ruang untuk Kampus Swasta

Dalam malam penganugerahan yang digelar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI pada Jumat (19/12/2025), UMSURA dinobatkan sebagai Gold Winner untuk kategori Institusi Perguruan Tinggi Akademik Klaster Utama.

Penghargaan tertinggi ini diberikan atas skor pengabdian kepada masyarakat paling unggul sepanjang periode 2022-2024.

Tak berhenti di situ, UMSURA juga mengamankan Silver Winner pada sub-kategori yang sama untuk capaian skor penelitian tertinggi pada periode yang sama.

Keberhasilan memborong dua medali ini menjadi pengakuan atas konsistensi kampus dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi.

Rektor UMSURA, Mundakir, yang hadir langsung menerima trofi penghargaan, tak mampu menyembunyikan rasa bangganya.

Ia menyebutkan bahwa pencapaian ini adalah validasi bahwa ilmu pengetahuan yang diproduksi di dalam kampus tidak hanya berhenti di atas kertas, namun benar-benar menyentuh akar rumput.

Baca Juga: Guru Besar Umsura Dorong Pembelajaran Metakognitif, Ini Penjelasan Prof Lina

"Penghargaan ini menegaskan komitmen kami bahwa hasil riset dosen UMSURA harus hadir memberikan solusi bagi persoalan yang dihadapi masyarakat luas," ujar Mundakir.

Baginya, skor tertinggi pada klaster utama ini merupakan cerminan dari budaya akademik yang kolaboratif.

Ia mengapresiasi kerja kolektif seluruh sivitas akademika yang telah bergerak mengembangkan riset berbasis kebutuhan nyata manusia dan nilai-nilai kemanusiaan.

Anugerah Diktisaintek sendiri merupakan bentuk apresiasi tertinggi pemerintah bagi pemangku kepentingan di ekosistem pendidikan tinggi yang dinilai sukses mendorong transformasi dan inovasi.

Baca Juga: Umsura Kukuhkan Guru Besar Keperawatan, Usung Konsep Holistik

Prestasi ini pun menjadi bahan bakar baru bagi UMSURA untuk terus meluaskan jejaringnya, baik di level nasional maupun internasional.

Mundakir bertekad agar kehadiran kampus Muhammadiyah ke depan semakin berdampak positif pada pembangunan bangsa melalui inovasi-inovasi segar.

Ia pun mengajak seluruh dosen dan tenaga pendidik untuk terus berkompetisi secara sehat guna meningkatkan mutu pelayanan pendidikan tinggi.

"Mari terus bergerak memberikan pelayanan terbaik, sehingga setiap tetes riset dan pengabdian yang dihasilkan dosen UMSURA benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pungkasnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.