Sabtu, 06 Jun 2026 10:21 WIB

Mendiktisaintek Batasi Kuota PTN hingga Juli, Beri Ruang untuk Kampus Swasta

Mendiktisaintek Brian Yuliarto meninjau produk inovasi hasil karya dosen dan mahasiswa Umsura yang telah mengantongi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). (Foto: Humas Umsura for jatimnow.com)
Mendiktisaintek Brian Yuliarto meninjau produk inovasi hasil karya dosen dan mahasiswa Umsura yang telah mengantongi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). (Foto: Humas Umsura for jatimnow.com)

jatimnow.com - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan kebijakan baru terkait masa penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Dalam agenda "Bincang Pagi" di Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Sabtu (9/5/2026), ia menyebut pendaftaran PTN kini dibatasi maksimal hingga 30 Juli.

Langkah ini diambil untuk menciptakan keseimbangan ekosistem pendidikan antara negeri dan swasta. Dengan pembatasan tersebut, Perguruan Tinggi Swasta (PTS) memiliki ruang waktu lebih panjang untuk menjaring mahasiswa hingga September atau awal Oktober.

Baca Juga: Untag Surabaya Paparkan Strategi Internasionalisasi Kampus Swasta di Forum Pendidikan Global Tiongkok

"Ini memberikan kesempatan bagi perguruan tinggi swasta untuk melakukan perencanaan dan pendaftaran secara lebih optimal," ujar Brian di At-Tauhid Tower Umsura.

Selain masalah administratif, Brian mengklarifikasi isu penurunan anggaran riset nasional. Ia menyatakan bahwa alokasi dana riset justru meningkat, namun persaingan mendapatkan hibah semakin kompetitif karena jumlah pengusul naik hingga empat kali lipat.

"Dana riset sebenarnya tidak turun. Yang mendaftar naik signifikan, sementara ada komponen honor 25 persen. Jumlahnya bertambah, tapi seleksinya memang lebih ketat," tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Mendiktisaintek juga meninjau puluhan produk inovasi hasil karya dosen dan mahasiswa Umsura yang telah mengantongi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Ia menekankan agar riset kampus tidak hanya berhenti di level akademik, tetapi harus selaras dengan kebutuhan wilayah.

Baca Juga: Guru Besar Umsura Dorong Pembelajaran Metakognitif, Ini Penjelasan Prof Lina

Brian meminta perguruan tinggi melakukan pemetaan problem daerah agar inovasi yang dihasilkan dapat langsung diserap oleh pemerintah kota/kabupaten maupun masyarakat setempat.

Merespons hal itu, Rektor Umsura Mundakir menjelaskan bahwa pihaknya telah mengimplementasikan konsep "Kampus Berdampak". Salah satu proyek strategis yang sedang berjalan adalah pemanfaatan panel surya untuk operasional rumah pompa air milik Pemerintah Kota Surabaya.

"Kami sudah memulai kerja sama dengan Pemkot Surabaya. Saat ini ada tiga sampai empat rumah pompa yang menggunakan sistem panel surya kami. Ini adalah bentuk nyata riset yang bisa dirasakan langsung manfaatnya," kata Mundakir.

Baca Juga: Umsura Kukuhkan Guru Besar Keperawatan, Usung Konsep Holistik

Ia menambahkan, Umsura terus melakukan transformasi digital dan pengembangan program studi yang adaptif terhadap kebutuhan industri tanpa harus menutup prodi lama.

Selain energi terbarukan, kampus kini fokus pada pengelolaan sampah mandiri sebagai bagian dari standardisasi lingkungan perguruan tinggi yang berkelanjutan.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.