Minggu, 21 Jun 2026 11:24 WIB

Sungai Meluap, Banjir Rendam Pemukiman hingga Jalan Poros Nasional di Lamongan

Foto: Banjir luapan sungai di Lamongan rendam jalan poros nasional hingga menyebabkan kemacetan. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com).
Foto: Banjir luapan sungai di Lamongan rendam jalan poros nasional hingga menyebabkan kemacetan. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com).

jatimnow.com-Debit air berlebih disebabkan curah hujan tinggi membuat sejumlah sungai di Lamongan meluap. Akibatnya kawasan pemukiman warga dan jalan poros nasional terendam air banjir.

Adapun anak sungai atau kali yang meluap adalah Kali Sidowayah, Kali German serta Kali Plalangan pada Senin (22/12/2025) dini hari.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Dari pantauan, banjir setinggi 30-40 cm merendam pemukiman di perumahan kawasan Desa Kebet, Kecamatan Lamongan.

Sementara luapan air Kali Plalangan lebih parah lagi. Air menggenangi jalan raya poros nasional Lamongan-Babat. Persisnya, di Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan. Genangan air terjadi sepanjang sekitar 1 kilometer dengan ketinggian mencapai 20-30 centimeter.

Air membanjiri jalan hingga mengakibatkan kemacetan, beruntungnya arus lalu lintas dapat diurai dengan melintas ke Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

"Sejumlah petugas Satlantas Polres sudah sejak pagi bertugas di jalir terrsebut," ujar Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, Senin (22/12/2025).

Dari informasi yang dihimpun, luapan Kali Plalangan mulai terjadi pada pukul 03.00 WIB. Kondisi ini membuat para petani gelisah karena air berpotensi menerjang lahan tambak dan sawah.

"Kita sejak pukul 03.00 WIB berjaga-jaga di atas tanggul sungai. Bahkan, sempat memperbaiki tanggul yang mulai bocor," tutur Sujarwo, warga Desa Tambakploso, Kecamatan Turi.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Pihak Dinas PU Sumber Daya Alam dan BPBD Lamongan hingga berita ini selesai ditulis belum berhasil dikonfirmasi.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.