Rabu, 17 Jun 2026 07:52 WIB

Besaran UMK di Tulungagung 2026 Disahkan, Naik 5,93 Persen

  • Penulis :
  • | Sabtu, 20 Des 2025 11:30 WIB
Foto: Perwakilan Pemkab Tulungagung dan pengusaha usai membahas besaran UMK. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Perwakilan Pemkab Tulungagung dan pengusaha usai membahas besaran UMK. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung bersama Dewan Pengupahan Tulungagung sepakat memutuskan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tulungagung tahun 2026. Melalui pertemuan antara Pemkab Tulungagung dan Dewan Pengupahan Tulungagung, diputuskan UMK 2026 naik 5,93 persen. Dengan ini besaran UMK tahun depan untuk Kabupaten Tulungagung adalah Rp2.617.500.

Wakabid Organisasi dan SDM, DPK APINDO Tulungagung, Willy Tjaksono mengatakan, pertemuan antara Pemkab Tulungagung dengan Dewan Pengupahan Tulungagung sempat memanas. Pasalnya, terdapat beberapa pihak dari Dewan Pengupahan Tulungagung yang tidak sepakat dengan nilai alfa yang sudah ditentukan. Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Tulungagung sempat ngotot meminta nilai alfa yang paling besar yakni dengan nilai 0,9. Namun terdapat pihak lain yang ingin agar nilai alfa hanya sebesar 0,5, sedangkan mayoritas dari Dewan Pengupahan Tulungagung memutuskan nilai alfa 0,7.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Saat rapat antara Dewan Pengupahan Tulungagung dengan Pemkab Tulungagung, sempat ada perbedaan pendapat. Mayoritas sepakat nilai alfa 0,7 sedangkan tadi SPSI ngotot ingin 0,9 dan ada yang ingin 0,5," ujarnya, Sabtu (20/12/2025).

Namun setelah pembahasan lebih lanjut, ungkap Willy, akhirnya semua pihak saling menghargai dan sepakat untuk mengambil nilai alfa yang paling tengah yakni 0,7. Kesepakatan ini tentunya sama dengan mayoritas wilayah lain di Jawa Timur yang pada dasarnya telah memutuskan dan sepakat untuk mengambil nilai alfa 0,7. Dengan nilai alfa yang sudah diputuskan itu, maka kenaikan UMK di Tulungagung untuk tahun 2026 mendatang yakni sebesar 5,93 persen atau naik sebanyak Rp146 ribu Hasil keputusan antara Pemkab Tulungagung dan Dewan Pengupahan Tulungagung terkait kenaikan UMK 2026 ini juga sudah disahkan.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Sudah disahkan, semua pihak sepakat pakai nilai alfa 0,7 sehingga naik menjadi 5,93 persen atau kenaikannya senilai Rp 146.518,44," ungkapnya.

Secara rinci, ujar Willy, maka nantinya UMK Tulungagung untuk tahun 2026 seharusnya senilai Rp2.617.318,44 namun dibulatkan menjadi Rp2.617.500. Formulasi perhitungannya yakni inflasi 2,53 persen + (pertumbuhan ekonomi kabupaten 4,86 persen x nilai alfa 0,7) sehingga munculah hasil penyesuaian upah sebesar 5,93 persen. Pihak Apindo Tulungagung sendiri bersikap netral, sehingga nilai kenaikan UMK 2026 yang sudah diputuskan ini merupakan nilai yang paling aman. Mengingat keputusan tersebut diambil juga berdasarkan kondisi inflasi dan pertumbuhan ekonomi di Tulungagung, agar kenaikam UMK tidak terlalu memberatkan.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Seperti Kota Blitar dan Kabupaten Ngawi juga ambil nilai alfa 0,7. Dengan kondisi di Tulungagung sendiri, kenaikan UMK sebesar 5,93 persen itu sudah yang paling aman untuk menjaga stabilitas disektor usaha," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.