Jumat, 19 Jun 2026 19:41 WIB

Dekranasda Jember Diharapkan Mampu Tingkatkan Ekonomi dan Kurangi Kemiskinan

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 16 Des 2025 16:30 WIB
Pelantikan pengurus Dekranasda Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Pelantikan pengurus Dekranasda Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jember resmi dilantik, Senin malam (15/12/2025). Mereka diharapkan mampu meningkatkan perekonomian dan mengurangi kemiskinan.

Ketua Dekranasda Jember, Ghyta Eka Puspita mengajak seluruh pengurus untuk berbenah, menampilkan wajah baru Jember dalam mengikuti setiap event.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

"Kita tidak harap juara, tapi alhamdulillah malah dapat penghargaan dan membuat kita berkarya lagi kedepannya," katanya, Senin malam (15/12/2025).

"Dekranasda, bisa mengembangkan kebudayaan lokal, industri kreatif dan UMKM Jember. Kita ikut event nasional, dan kerjasama dengan desainer di indonesia. Kedepan, juga kerja nyata bersamai UMKM untuk mengurangi kemiskinan di Jember," sambungnya.

Sedangkan, Pembina Dekranasda Jember, Muhammad Fawait meminta mereka tidak terlalu sering melakukan seremonial akan tetapi harus kerja nyata.

"Saya harap punya kerja terukur. Buatlah program yang tidak usah muluk-muluk, namun terukur dan konkrit hingga mampu menurunkan angka kemiskinan di Jember serta membuka lapangan pekerjaan hingga bisa mengurangi pengangguran," harapnya.

"Kami bisa memfasilitasi, selama itu bukan acara seremonial, tapi acara yang memang konkrit pengembangan wisata, ekonomi kreatif, lapangan pekejaan dan pengurangan kemuskinan," tegasnya.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

Bahkan, pria yang juga menjabat Bupati Jember menegaskan, jika Dekranasda memiliki kantor yang sangat layak. Namun ia juga berpesan agar kantor yang ada tidak hanya dijadikan tempat rapat.

"Dekranasda jangan sering-sering rapat disitu, justru kantornya saya harap menjadi semacam tempat wisatawan mencari barang oleh-oleh khas kabupten jember, mulai makanan, kerajinan, baju batik dan lain sebagainya," pintanya.

Gus Fawait mencontohkan, kalau di Bali terdapat terdapat Krisna yang merupakan tempat oleh-oleh atau perbelanjaan, maka di Jember secara perlahan dengan kerjasama Dekranasda diyakini akan mampu memiliki tempat yang sama.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

"Kita mulai, dan nanti bisa menarik para pengusaha untuk menciptakan oleh-oleh Jember," ujarnya.

Bahkan juga terkait industri batik di Jember juga tidak kalah menarik atau daya saing dengan kabupaten lain.

"Batik jember pengembangan sudah bagus, dan banyak go nasional. Saya harap kedepan lebih banyak lagi motif jember, dan dikembangkan ke motif lain supaya tembus eropa," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.