Selasa, 16 Jun 2026 03:29 WIB

KH Zulfa Mustofa Jadi Pj Ketum PBNU, Konflik Internal Berakhir?

KH Zulfa Mustofa. (Foto/UIN Walisongo)
KH Zulfa Mustofa. (Foto/UIN Walisongo)

jatimnow.com - Rapat Pleno PBNU yang terdiri dari Mustasyar, A'wan, Syuriyah dan Tanfidziah telah menetapkan KH Zulfa Mustofa menjadi Penjabat Ketua Umum PBNU pada Selasa (9/12/2025) malam.

Penetapan Kiai Zulfa ini disambut positif oleh berbagai pihak, salah satunya adalah Poros Muda NU. Koordinator Nasional Poros Muda NU, Ramadhan Isa, berharap KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dapat menerima keputusan Pleno PBNU dengan lapang dada.

Baca Juga: Dukung Transformasi Pesantren, Gus Yahya Apresiasi Inisiatif KH Imam Jazuli

"KH Zulfa Mustofa sosok yang tepat menjadi Pj Ketum PBNU. Beliau orang yang karakternya sejuk dan egaliter, bisa diterima berbagai unsur di PBNU. Saya yakin Kiai Zulfa bisa membuka komunikasi dengan Gus Yahya," kata Ramadhan Isa, Rabu (10/12/2025).

Kader muda NU yang akrab disapa Dhani ini mengatakan bahwa roda organisasi di PBNU sudah beberapa pekan ini berjalan tidak normal. Karena itu, ia berharap dengan hadirnya Kiai Zulfa, PBNU dapat segera dinormalisasi kembali.

Ia juga berharap agar Gus Yahya dapat ikhlas menerima kenyataan dengan penetapan Pj Ketum PBNU ini. Dhani juga berharap agar tidak ada perlawanan hukum yang dapat mengganggu jalannya organisasi.

"NU ini organisasi yang didirikan para ulama. NU punya jalannya sendiri dalam menyelesaikan masalah, seperti tabayyun," tutur alumni Pesantren Daarul Rahman, Jakarta itu.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Menurut Dhani, sudah cukup dengan konflik. Saat ini adalah waktunya untuk bekerja dan menggerakkan roda organisasi. Ada banyak agenda besar yang menanti, di antaranya adalah peringatan 100 Tahun NU pada 31 Januari 2026.

Dhani mengingatkan bahwa sebagai struktur tertinggi di organisasi, PBNU harus stabil. Jika terus berkonflik, hal ini akan berdampak pada struktur di bawahnya, mulai dari PW, PC, MWC, Ranting hingga Anak Ranting.

"Apalagi saat ini adalah Bencana Alam Sumatera yang luar biasa dampaknya. Saatnya PBNU menghentikan konflik dan fokus penanganan bencana," pungkasnya.

Baca Juga: Katib Syuriyah PBNU Kecam Penyergapan Relawan Indonesia oleh IOF

Rapat pleno PBNU dibuka secara resmi oleh Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar, dan dihadiri oleh dua Wakil Rais Aam, yaitu KH Afifuddin Muhadjir dan KH Anwar Iskandar. Bahkan, sejumlah dzuriyah muassis NU turut hadir di kursi kehormatan.

Hadir pula beberapa tokoh NU dari jajaran Syuriah maupun tanfidziyah, seperti Rais Syuriyah PBNU KH Cholil Nafis, Ketua PBNU KH Fahrur Razi, Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa, Ketua PBNU sekaligus Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf, Bendum PBNU Gudfan Arif.

Selain Rais 'Aam dan dua wakilnya, hadir pula dzurriyah muassis NU seperti KH Hasib Wahab Chasbullah (Tambakberas), Ketua PWNU Jatim (Gus Kikin) yang merupakan dzurriyah dari KH Hasyim Asy’ari (Tebuireng), KH Mustofa Agil (Kempek), dan Ajengan Ubaidillah Ruchiyat (Cipasung).

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.