Minggu, 21 Jun 2026 10:17 WIB

Pemkab Tulungagung Kembali Terapkan Parkir Berlangganan Tahun Depan

  • Penulis :
  • | Sabtu, 06 Des 2025 14:42 WIB
Foto: Petugas parkir di Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Petugas parkir di Tulungagung. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Pemkab Tulungagung kembali menerapkan skema parkir berlangganan pada tahun depan. Hal ini dilakukan usai capaian pendapatan asli daerah (PAD) melalui parkir non berlangganan kurang maksimal. Melalui skema parkir berlangganan ini, diproyeksikan PAD yang masuk mencapai Rp9 miliar.

Kabid Prasarana dan Perparkiran, Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung, Ronald Soesatyo mengatakan, mulai tahun 2026 nanti, Kabupaten Tulungagung sudah tidak menerapkan skema parkir non langganan. Pasalnya, permintaan Pemkab Tulungagung untuk kembali menerapkan skema parkir berlangganan disetujui Pemprov Jatim. Dengan begitu, mulai tahun 2026 dipastikan Kabupaten Tulungagung menerapkan kembali skema parkir berlangganan pada seriap kantong parkir yang ada di Tulungagung.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Teknis pembayarannya sama seperti sebelumnya, yakni pemilik kendaraan bermotor membayar tarif parkir berlangganan pada saat her STNK tahunan," ujarnya, Sabtu (6/12/2025).

Penerapan skema parkir non langganan sejak tahun 2024 kemarin memang dinilai kurang maksimal lantaran kesulitan mencapai target. Padahal, target PAD parkir di tahun 2025 saja sudah sangat minim yakni hanya sekitar Rp1,6 miliar, dimana pada tahun 2023 lalu, target PAD parkir mencapai Rp7 miliar. Atas kembali diterapkannya skema parkir berlangganan, Pemkab Tulungagung diproyeksikan akan mendapatkan PAD dari sektor parkir mencapai kurang lebih Rp9 miliar. PAD tersebut didapat melalui 18 kantong parkir di wilayah perkotaan maupun beberapa kantung parkir lain di 19 Kecamatan.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Kalau perda lama, acuan kami hanya 18 titik kantong parkir saja di wilayah perkotaan, tetapi sesuai perda baru atas penerapan parkir berlangganan tahun 2026, nantinya ada beberapa titik kantong parkir di 19 Kecamatan termasuk 18 kantong parkir di wilayah perkotaan," tuturnya.

Saat ini Pemkab masih mempersiapkan administrasi dan gencar melakukan sosialisasi sebelum diterapkannya skema parkir berlangganan tahun depan. Mereka akan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Pemkab Tulungagung, Polres Tulungagung dan Bapenda Jatim. Penandatanganan PKS itu dilakukan untuk membagi PAD sektor parkir tersebut, karena diperkirakan pendapatan kotor PAD parkir berlangganan akan mencapai Rp 11,8 miliar. Nantinya, pendapatan kotor itu akan dibagi tiga, untuk Pemkab Tulungagung, Polres Tulungagung dan Pemprov Jatim.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Jadi nanti pembagiannya Provinsi Jatim 13 persen (Bapenda Jatim 10 Persen dan Polda Jatim 3 Persen), Polres Tulungagung 5 persen, Pemkab Tulungagung 82 persen. Sesuai perhitungan itu berarti Pemkab Tulungagung bersih menerima PAD senilai Rp 9 miliar lebih," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.