Jumat, 19 Jun 2026 02:16 WIB

Duta Besar Palestina Temui Mbak Vinanda-Gus Qowim di Kediri, Bawa Pesan Perdamaian

  • Penulis :
  • | Rabu, 03 Des 2025 22:30 WIB
Pertemuan Dubes Palestina dan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Pertemuan Dubes Palestina dan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan Wakil Wali Kota Qhowimuddin Thoha menerima kunjungan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Dr. Zuhair Al-Shun, pada Rabu (3/12/2025) malam, di Rumah Dinas Wali Kota. Pertemuan berlangsung hangat dan menjadi momen penting untuk mempererat hubungan persahabatan.

Mbak Vinanda menyampaikan bahwa kedatangan Dubes Palestina adalah kehormatan besar. Menurutnya, kunjungan ini tidak hanya memperkuat hubungan kedua bangsa, tetapi juga mengingatkan pentingnya perdamaian, keadilan, dan toleransi dalam moderasi beragama.

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

“Hari ini merupakan kehormatan besar bagi kami menerima kunjungan bapak Dr. Zuhair Al-Shun Duta Besar Palestina. Kehadiran Bapak bukan hanya mempererat hubungan antara dua bangsa yang bersahabat. Tetapi juga menggugah kita untuk kembali merenungkan makna perdamaian, keadilan, dan toleransi, nilai-nilai yang menjadi fondasi penting dalam moderasi beragama," ujarnya.

Ia menilai Palestina telah menunjukkan keteguhan dan semangat perjuangan. Meski menghadapi tekanan, rakyat Palestina tetap menjunjung nilai kemanusiaan dan perdamaian. Dari Palestina, kata Vinanda, kita belajar bahwa perdamaian bukan sekadar tanpa konflik, tetapi juga keadilan, kesetaraan, dan penghargaan terhadap martabat manusia — nilai yang sejalan dengan prinsip moderasi beragama di Kota Kediri.

Mbak Vinanda menegaskan bahwa moderasi beragama adalah tanggung jawab bersama semua elemen masyarakat. Agama harus menjadi energi pemersatu, bukan sumber perpecahan. Kediri sebagai kota yang beragam akan menjadi kuat jika warganya saling menghormati.

Di akhir pertemuan, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada Dubes Palestina dan berharap kunjungan ini membawa berkah bagi kedua bangsa serta menguatkan komitmen untuk menyebarkan nilai perdamaian di dunia.

Baca Juga: Jelang Suroan, Mbak Vinanda Minta Satpol PP Berantas Peredaran Miras di Kota Kediri

"Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas kehadiran dan pesan perdamaian yang diberikan kepada kami. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yang Mulia Duta Besar Palestina atas kunjungannya. Semoga pertemuan ini membawa berkah bagi kedua bangsa dan semakin menguatkan komitmen kita dalam menyebarkan nilai perdamaian di dunia," tegasnya.

Pada kesempatan ini Mbak Wali juga menjelaskan mengenai gambaran Kota Kediri. Dimana Kota Kediri memiliki luas 63,4 kilometer persegi, terdiri dari 3 kecamatan dan 46 kelurahan.

Terdapat beragam budaya, dan agama dimana perbedaan ini bukan ancaman, tetapi anugerah yang memperkaya karakter kebangsaan. Disini ada agama Islam, Kristen, Hindu, Budha, Katolik, dan Konghucu. Ekosistem sosial yang sehat trrus dibangun dengan melibatkan tokoh agama, pendidikan, pemuda, dan masyarakat sipil untuk memastikan bahwa semangat toleransi tidak hanya berhenti sebagai slogan. Tetapi menjadi praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dan banyak pesantren di Kota Kediri.

Baca Juga: Wali Kota Kediri Dorong Data Akurat untuk Pembangunan dalam Sensus Ekonomi 2026

Sementara itu Duta Besar Palestina untuk Republik Indonesia mengungkapkan senang dapat berkunjung ke Kota Kediri. Kunjungan ini juga merupakan kesempatan untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Rakyat Indonesia. Dimana selama ini Indonesia mendukung perjuangan Palestina.

"Palestina merupakan negara yang indah dan rakyatnya tangguh. Dengan kondisi saat ini Palestina sangat membutuhkan bantuan dari negara sahabat seperti Indonesia dan masyarakat untuk perjuangan Palestina," ungkapnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.