Kamis, 18 Jun 2026 13:30 WIB

Kiai Asep Minta Pengurus NU Berbenah: Jangan Berebut Komisaris dan Keuntungan Tambang

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tengah dilanda konflik internal. (Foto/jatimnow.com)
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tengah dilanda konflik internal. (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com – Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Kiai Haji Asep Saifuddin Halim, angkat bicara mengenai konflik internal yang tengah melanda Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Kiai Asep secara terbuka mendoakan agar konflik tersebut segera berakhir dan meminta pengurus NU untuk berbenah, fokus pada cita-cita luhur organisasi.

Baca Juga: Dukung Transformasi Pesantren, Gus Yahya Apresiasi Inisiatif KH Imam Jazuli

Ketua Umum Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) itu juga menyampaikan pesan tegas kepada para pengurus NU untuk meluruskan orientasi kepemimpinan mereka.

"Kami mendoakan, semoga NU segera menjadi NU yang segera berbenah tentang kepemimpinannya. Benar orientasinya," ujar Kiai Asep.

Ia menegaskan bahwa tugas utama pengurus NU adalah mewujudkan cita-cita luhur kemerdekaan, yaitu terwujudnya kesejahteraan dan tegaknya keadilan. Namun, ia juga melontarkan kritik tajam mengenai isu-isu yang belakangan ini menyeruak di tubuh organisasi.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

"Jangan jadi pengurus NU berebut komisaris. Jangan jadi pengurus NU mencari keuntungan tambang," tegas Kiai Asep.

Menurutnya, pengurus NU harus berpegang teguh pada prinsip ketulusan. Cita-cita Nahdlatul Ulama yang sesungguhnya adalah mengawal paham Rahmatan lil 'alamin.

Baca Juga: Katib Syuriyah PBNU Kecam Penyergapan Relawan Indonesia oleh IOF

"Tetapi yang tulus untuk mewujudkan cita-cita Nahdlatul Ulama. Apa? Mengawal paham Rahmatan lil 'alamin. Paham inklusif, karena dengan paham inklusif ini akan terwujud kesatuan dan kebersatuan," pungkasnya.

Pernyataan Kiai Asep ini menambah daftar tokoh ulama yang menyerukan agar PBNU segera menyelesaikan persoalan internalnya dan kembali fokus pada khittah perjuangan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.