Minggu, 14 Jun 2026 13:39 WIB

Cicit Syaikhona Kholil Prihatin Polemik PBNU, Konflik Internal Ancam Perpecahan

RH. Imron Amin, atau yang akrab disapa Ra Ibong, anggota DPR RI dari daerah pemilihan Madura sekaligus Dzurriyah Syaikhona Kholil Bangkalan. (Foto/Dokumentasi Pribadi)
RH. Imron Amin, atau yang akrab disapa Ra Ibong, anggota DPR RI dari daerah pemilihan Madura sekaligus Dzurriyah Syaikhona Kholil Bangkalan. (Foto/Dokumentasi Pribadi)

jatimnow.com - Polemik yang terjadi di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus menuai perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya adalah RH. Imron Amin, atau yang akrab disapa Ra Ibong, anggota DPR RI dari daerah pemilihan Madura sekaligus Dzurriyah Syaikhona Kholil Bangkalan.

Ra Ibong, yang mewakili keluarga saat menerima gelar pahlawan untuk Syaikhona Kholil dari Presiden Prabowo Subianto, mengungkapkan keprihatinannya atas konflik yang melibatkan para pemimpin di PBNU.

Baca Juga: Dukung Transformasi Pesantren, Gus Yahya Apresiasi Inisiatif KH Imam Jazuli

Ia menilai, polemik ini sangat memalukan dan dapat berdampak buruk bagi NU sebagai organisasi besar yang didirikan oleh para kiai alim dan zuhud.

"Saya berharap polemik di PBNU ini agar segera dihentikan karena sudah mengarah ke konflik dan perpecahan," tegas Ra Ibong saat dihubungi pada Rabu (26/11/2025).

Ra Ibong menyoroti bagaimana polemik antara Syuriah dan Tanfidziah telah mengarah pada upaya saling menggalang dukungan di internal organisasi. Hal ini terlihat dari langkah Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf yang mengumpulkan para ketua PWNU se-Indonesia di Surabaya pada 22 November 2025.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Pertemuan ini diduga sebagai respons terhadap rapat harian Syuriah yang merekomendasikan pemberhentian Gus Yahya pada 20 November 2025.

"Pihak yang sana juga mengumpulkan kiai untuk menggalang dukungan, pihak lain pun demikian. Kondisi ini tidak baik untuk organisasi," ungkap Ra Ibong dengan nada prihatin.
Imbauan Introspeksi dan Kembali ke Khittah

Ra Ibong mengajak semua pihak yang terlibat dalam polemik untuk saling introspeksi dan menurunkan ego masing-masing. Ia menyoroti praktik pemberhentian pengurus di tingkat PW dan PC yang kerap terjadi jika dianggap tidak sejalan dengan PBNU.

Baca Juga: Katib Syuriyah PBNU Kecam Penyergapan Relawan Indonesia oleh IOF

Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2025 versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini berharap agar NU kembali kepada cita-cita awal para pendirinya, yaitu mencerdaskan umat berlandaskan ahlussunnah wal jamaah.

"Ada satu kalimat yang saya baca di salah satu buku yang mengulas tentang Gus Dur, bunyinya 'Mari kita jadi pemimpin yang selalu memikirkan dan mementingkan kemaslahatan umat'. Kalimat ini sangat melekat di benak saya dan saya kira patut direnungi oleh para pemimpin NU yang saat ini tengah berpolemik," pungkasnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.