Minggu, 14 Jun 2026 18:23 WIB

600 Ponpes dalam Bahaya! Menag Ungkap Data Rawan Tinggi, Ini Instruksi Prabowo

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan data mengejutkan terkait kondisi infrastruktur pendidikan keagamaan. Sebanyak 600 pondok pesantren (Ponpes) di seluruh Indonesia terdata memiliki tingkat kerawanan yang sangat tinggi.

Data tersebut diperoleh pasca tragedi robohnya mushala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, yang menimpa santri saat sedang salat.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Temuan ini menjadi perhatian serius setelah Presiden Republik Indonesia memberikan arahan langsung untuk mengantisipasi kejadian serupa.

Menag Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya kehadiran langsung di lokasi kejadian untuk mendapatkan gambaran yang objektif, jauh dari laporan subjektif.

“Begitu kejadian di Sidoarjo, kami langsung ke lokasi. Ini ciri khas kita sebagai Menteri Agama. Sekecil apa pun isu itu, kita harus hadir. Jangan mendengarkan dari orang lain, nanti ada kepentingan subjektif memberikan laporan,” ujar Menag Nasaruddin Umar, usai membuka Konferensi Internasional di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Rabu (26/11/2025).

Setelah melakukan mapping atau pemetaan masalah, Kementerian Agama (Kemenag) juga berkolaborasi dengan instansi terkait untuk memastikan peristiwa ini adalah yang terakhir. Pihaknya juga memberikan bantuan darurat kepada pihak pesantren yang terdampak, termasuk kebutuhan dasar dan makanan.

“Maka, Bapak Presiden, atas arahan Bapak Presiden, sama. Jangan terjadi seperti ini lagi,” tegas Nasaruddin.

Sebagai tindak lanjut, Presiden kemudian menginstruksikan Kemenag bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan pendataan detail terhadap kondisi seluruh pesantren di Indonesia.

Dari pendataan awal tersebut, terungkaplah fakta yang memerlukan penanganan segera. “Kita catat ada sekitar 600 pondok pesantren, yang punya tingkat kerawanan yang sangat tinggi. Dan Presiden langsung berikan instruksi, itu harus diperbaiki, sebelum terbitnya korban,” ungkap Menag Nasaruddin Umar, mengutip arahan Presiden.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Instruksi tegas ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keselamatan para santri dan memastikan kualitas infrastruktur pendidikan Islam di Indonesia. Program perbaikan ini menjadi prioritas utama Kemenag dan PUPR.

"Kita bersyukur, Presiden kita itu sangat proaktif untuk memperhatikan kepada pondok,” imbuh Menag.

Meskipun terdapat kasus kerawanan dan sempat dihadapkan pada isu-isu tertentu, Nasaruddin Umar mencatat bahwa minat masyarakat terhadap pendidikan pesantren dan madrasah justru menunjukkan tren positif.

Kasus seperti yang terjadi di Ponpes Al Khoziny, di mana mushala roboh, menunjukkan bahwa pesantren kadang-kadang menjadi objek kerawanan. Namun, hal ini tidak mengurangi kepercayaan masyarakat.

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

“Sekarang buktinya bahwa, walaupun begitu, pondok pesantren sekarang ini peminatnya semakin banyak,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini banyak institusi pendidikan umum yang mengalami krisis murid, sementara madrasah dan pondok pesantren justru kebanjiran pendaftar. Hal ini, menurutnya, adalah cerminan dari penilaian objektif masyarakat.

“Masyarakat akan sangat objektif juga menilai,” pungkasnya.

Pemerintah berkomitmen agar 600 pondok pesantren dengan tingkat kerawanan tinggi ini segera mendapatkan perbaikan dan perhatian optimal, demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh santri di Tanah Air.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.