Senin, 22 Jun 2026 17:42 WIB

Tak Bisa Berenang, Bocah 10 Tahun di Tulungagung Tewas Tenggelam di Kubangan Air

  • Penulis :
  • | Senin, 24 Nov 2025 08:59 WIB
Foto: Polisi lakukan olah TKP di lokasi kejadian. (Polres Tulungagung/jatimnow.com)
Foto: Polisi lakukan olah TKP di lokasi kejadian. (Polres Tulungagung/jatimnow.com)

jatimnow.com-Seorang bocah 10 tahun di Kabupaten Tulungagung meninggal dunia di sebuah kubangan air dekat Sungai Brantas, Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan. Kordan diketahui berinisial DKP (10) warga setempat. Warga yang melihat korban mengambang berusaha melakukan evakuasi. Tidak ditemukan adanya luka-luka pada tubuh korban. Diduga kuat korban tenggelam karena tidak bisa berengan di kubangan air tersebut.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdianto mengatakan peristiwa tersebut terjadi kemarin. Korban awalnya pergi bermain sepeda bersama seorang temannya. Mereka kemudian mengendarai sepeda di sekitar Sungai Brantas. Saat tiba di lokasi kejadian mereka bermain air. Tak puas hanya bermain air mereka mencoba masuk ke dalam kubangan. Namun kubangan tersebut cukup dalam sehingga kaki mereka tidak sampai ke dasar.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

“Korban awalnya bermain bersama temannya di sekitar sungai. Mereka kemudian masuk ke kubangan air sedalam sekitar 1,5 meter. Karena kedalaman tidak terjangkau, korban tenggelam dan tidak dapat diselamatkan,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Melihat hal tersebut, teman korban berteriak minta tolong. Tak lama kemudian terdapat warga yang mendengar dan mendatangi lokasi kejadian. Namun karena kubangan terlalu dalam warga tersebut berusaha mengevakuasi korban mengenakan galah bambu. Beberapa warga yang mendengar teriakan juga datang dan mereka berenang mengevakuasi tubuh korban yang sudah mengambang.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

"Korban dievakuasi oleh warga yang berenang dan membawa jenazah korban ke tepi," tuturnya.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke pihak berwajib. Polisi yang mendapat laporan langsung menuju lokasi dan melakukan olah TKP. Mereka juga melakukan pemeriksaan terhadap korban. Hasilnya tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

“Hasil visum luar menunjukkan korban meninggal akibat tenggelam. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.