Jumat, 19 Jun 2026 08:57 WIB

Makam Palsu di Desa Ngujungrejo Lamongan Akhirnya Dibongkar, Sempat Dikeramatkan

Pembongkaran makam palsu di Dusun Rangka, Desa Ngujungrejo, Kecamatan Turi, Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Pembongkaran makam palsu di Dusun Rangka, Desa Ngujungrejo, Kecamatan Turi, Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Makam palsu di Dusun Rangka, Desa Ngujungrejo, Kecamatan Turi, Lamongan akhirnya dibongkar. Sebelumnya, keberadaan makam tersebut sempat memicu pro dan kontra di tengah masyarakat.

Sebagian pihak menganggap makam yang telah dibangunkan petilasan itu menyesatkan dan tidak memiliki keterkaitan sejarah dengan desa maupun masyarakat setempat.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Menurut tokoh masyarakat, Mahmudi yang turut memantau pembongkaran makam mengatakan, ia bersama sejumlah warga sudah berulangkali mengingatkan pada beberapa orang yang menginisiasi membangun makam.

"Makam dibuat tidak ada sejarahnya. Dan dibuat berdasarkan mimpi serta sebagai penguat paranormal," kata Mahmudi, Kamis (20/11/2025).

Makam yang juga sempat dikeramatkan tersebut dipercaya sebagai sosok sesepuh desa di antaranya bernama Syekh Abdurachman bin Syekh Abdurrachim, Resi Pranoto Wijoyo dan Nyi Mas Tunjung Sari.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Sejak awal pembangunan petilasan sudah banyak warga yang protes karena mengurug 10 makam yang lain," ujarnya.

Dalan hal ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lamongan telah mengelurkan fatwa dan keputusan bahwa makam tersebut tidak sesuai dengan hukum Islam.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Sementara itu, Camat Turi, Rahmat Hidayat dikonfirmasi mengatakan bahwa dasar pembongkatan makam dasarnya adanya surat dari Sekda Lamongan tertanggal 2 Mei 2024, nomor 451/556/413.012/2024.

Intinya makan harus dikembalikan fungsinya seperti sebelumnya. "Pembongkaran ini semula surat dari pak Sekda, tertanggal 2 Mei yang intinya di minta untuk mengembalikan fungsi makam seperti semula," bebernya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.