Rabu, 17 Jun 2026 21:29 WIB

Tragedi Jenazah 15 Hari di Saudi Jadi Peringatan, AMPHURI Ajukan JR UU Umrah

AMPHURI ajukan Judicial Review UU 14/2025, menuntut perlindungan minimal bagi jamaah. (Foto: Ilustrasi/Generated Image)
AMPHURI ajukan Judicial Review UU 14/2025, menuntut perlindungan minimal bagi jamaah. (Foto: Ilustrasi/Generated Image)

jatimnow.com - Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) mengambil langkah serius dengan mengajukan Judicial Review (JR) atas Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 (UU 14/2025) mengenai peluang umrah mandiri.

Langkah itu diambil menyusul terungkapnya kasus tragis seorang jamaah yang wafat di Tanah Suci namun jenazahnya tidak tertangani selama 15 hari akibat minimnya pendampingan.

Baca Juga: Harga Tiket Umrah Meroket, AMPHURI Desak Pemerintah Turun Tangan

Ketua Litbang DPP AMPHURI, Ulul Albab, yang juga merupakan Akademisi dan Ketua ICMI Jawa Timur, menegaskan bahwa JR ini didorong oleh tanggung jawab moral, bukan perlawanan terhadap negara.

“Ada sebuah kisah yang belakangan ini menjadi bahan renungan kami di AMPHURI. Seorang jamaah Indonesia berangkat umrah secara mandiri, tanpa agen, tanpa pendamping. Akibatnya tragis, jenazah almarhum tidak tertangani selama 15 hari,” ungkap Ulul Albab, melalui siaran tertulis, Kamis (20/11/2025).

Menurut Ulul Albab, tragedi jenazah yang terlantar tersebut merupakan peringatan keras bahwa kebijakan yang terlihat modern di atas kertas bisa memiliki kelemahan fatal ketika bertemu realitas lapangan.

UU 14/2025 memang membuka pintu umrah mandiri, sejalan dengan semangat digitalisasi. Namun, hal ini belum sepenuhnya bisa diaplikasikan di Indonesia. Hal ini sejalan dengan pernyataan Menteri Haji dan Umrah RI, M. Irfan Yusuf, yang dikutip AMPHURI.

Baca Juga: Harga Tiket Umrah Meroket, Pemerintah Diminta Intervensi Maskapai

“Menteri Irfan sendiri menyampaikan bahwa ‘secara teknis bisa, tetapi praktiknya di Indonesia belum bisa’,” kata Ulul Albab.

Ia menjelaskan, sistem digital Saudi seperti reservasi Raudhah, izin ziyarah, hingga mekanisme darurat, belum sepenuhnya dapat diakses dan dioperasikan oleh jamaah secara individu, apalagi mayoritas jamaah Indonesia membutuhkan pendampingan maksimal.

AMPHURI melihat UU 14/2025 tanpa regulasi perlindungan minimal membuka celah risiko penipuan, pemalsuan visa, hingga kasus perdagangan orang. Oleh karena itu, JR ini diajukan sebagai bentuk perbaikan, bukan penghambatan.

Baca Juga: Menteri Haji dan Umroh Hadiri Manasik Haji di Kota Blitar, Ini Pesannya

“Judicial Review yang sedang kami siapkan bukanlah bentuk perlawanan terhadap negara. Justru sebaliknya. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan akademik untuk memastikan agar kebijakan yang mulia ini tidak menimbulkan kerentanan hukum dan kerentanan kemanusiaan,” tegas Ulul Albab.

Ia menambahkan bahwa jalan baru bernama umrah mandiri harus dilengkapi dengan rambu dan standar perlindungan minimal.

“Saya ingin menegaskan bahwa inovasi tidak boleh meninggalkan perlindungan. Regulasi tidak boleh membiarkan umat berjalan sendirian di jalan yang belum aman. Negara tetap harus hadir untuk memastikan mereka beribadah dengan aman, layak, dan terlindungi sesuai amanat konstitusi,” pungkasnya, sembari memohon doa restu agar ikhtiar ini berhasil memperkuat perlindungan jamaah.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.