Jumat, 19 Jun 2026 11:23 WIB

Dinas Perkim Lamongan Optimalkan Fungsi Drainase Untuk Atasi Banjir Perkotaan

Foto: Kadis Perkim saat meninjau pengerukan saluran drainase di Jl. Andawangi, Kelurahan Tlogoanyar, Lamongan. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Foto: Kadis Perkim saat meninjau pengerukan saluran drainase di Jl. Andawangi, Kelurahan Tlogoanyar, Lamongan. (Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com-Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (Perkim) Lamongan meninjau sejumlah lokasi langganan banjir di wilayah perkotaan. Seperti yang terpantau di Kelurahan Telogoanyar sebagian wilayahnya tepat di Jl. Andanwangi masih tampak genangan air di jalan dan teras rumah warga.

Kepala Dinas Perkim Cipta Karya Lamongan, M. Fahrudin Ali Fikri memaparkan pihaknya telah berupaya melakukan peneliharaan rutin drainase bahkan sebelum datangnya musim penghujan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Kita telah berupaya untuk membersihkan saluranya, kita kolaborasi Dinas Perkim dan Dinas PU Sumber Daya Air, saat ini kita upayakan mempercepat aliran air genangan ke sungai," ujarnya, Selasa (18/11/2025).

Dijelaskanya bahwa persoalan banjir kota selama ini terletak pada elevansi tinggi dataran dimana wilayah perkotaan memiliki karakter yang unik berbentuk cekung dan relatif rendah.

"Harus diketahui wilayah kita ini bukan gunung yang bisa cepat mengalir, Lamongan kota ini dataran cukung relatif renda jadi genangan cukup lama mengalir karena debit air yang besar," tuturnya.

Menurut Fahrudin, kunci penanganan banjir ini adalah bagaimana air hujan bisa dialirkan dengan cepat ke saluran primer atau sungai besar seperti kali veteran, kali kinameng, Telogo Peno dan ke kolam retensi.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Kondisi selokan sudah bagus cuma saya kira, kita harus terus melakukan pengerukan dan pembersihan karena banyak endapan lumpur," bebernya.

Meski demikian, banyak pertimbangan dan kendala dalam proses pengerukan drainase seperti banyaknya jarigan gas (jargas) dan instalasi air.

"Tapi untuk menggali itu banyak pertimbangan karena dalam drainase banyak instalasi air hingga jaringan gas. Kendalanya kita itu crosing jalan juga banyak rendah," urainya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Sementara itu, Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas PU SDA Lamongan, Saiku menyampaikan jika drainase diwilayah kota memiliki kemampuan yang minim dalam menyerap air.

"Jadi kita berupaya mempercepat aliran air ke saluran primer. Saluran primer sendiri, jangan sampai ada hambatan. Karena realitanya banyak yang menghambat terutama sampah di jl. Nasional. Jadi kecepatan pembuangan berkurang," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.