Rabu, 17 Jun 2026 22:38 WIB

Operasi Zebra Semeru di Tulungagung Resmi Dimulai, Ini Sasaran Pelanggarannya

  • Penulis :
  • | Senin, 17 Nov 2025 12:59 WIB
Foto: Kapolres Tulungagung, AKBP M Taat Resdi memeriksa kesiapan personel. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Kapolres Tulungagung, AKBP M Taat Resdi memeriksa kesiapan personel. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Satlantas Polres Tulungagung menggelar apel Operasi Zebra Semeru 2025. Operasi ini resmi digelar mulai hari ini hingga Minggu (30/11/2025) mendatang. Dalam operasi ini mereka fokus terhadap 7 jenis pelanggaran yang dapat memicu terjadinya kecelakaan. Melalui operasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.

Kapolres Tulungagung, AKBP M Taat Resdi mengatakan operasi ini digelar selama dua minggu. Selama pelaksanaan operasi, petugas akan mengedepankan tindakan preemtif, preventif dan penegakan hukum.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

"Strategi kita selama pelaksanaan operasi adanlah dengan melakukan tindakan preemtif, preventif dan penegakan hukum," ujarnya, Senin (17/11/2025).

Terdapat 7 sasaran pelanggaran yang menjadi fokus selama pelaksanaan operasi berlangsung. Diantaranya menggunakan ponsel saat berkendara, tidak memakai helm berstandar SNI, tidak menggunakan sabuk pengaman, melawan arus, pengendara di bawah umur dan berkendara di bawah pengaruh alkohol. Polisi akan memberikan tindakan tegas berupa sanksi tilang terhadap pelanggar tersebut.

"Jadi ada tujuh fokus pelanggaran selama pelaksanaan operasi," tuturnya.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

Tidak hanya razia, mereka juga menggunakan skema hunting system, yakni patroli keliling oleh personel kepolisian untuk menemukan pelanggaran secara langsung. Mobil Etle milik Satlantas Polres Tulungagung akan berkeliling untuk menemukan pelanggar.

“Hunting system itu jadi bukan razia-razia konsep stasioner, nanti kami akan berpatroli keliling menemukan pelanggaran," ungkapnya.

Pelaksanaan operasi ini bertujuan untuk mengajak masyarakat tertib dalam berlalu lintas. Operasi juga digelar untuk menekan angka kecelakaan dan menciptakan situasi kondusif jelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

"Meski setiap tahun trennya menurun, namun angka kecelakaan di Tulungagung masih cukup besar, kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas," pungkasnya.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.