Kamis, 18 Jun 2026 04:07 WIB

Dinilai Tak Berfungsi Baik Akibat Perumahan, DPRD Jember Cek Saluran Irigasi Pertanian

  • Penulis : Sugianto
  • | Minggu, 16 Nov 2025 07:30 WIB
Komisi C DPRD Jember sidak saluran irigasi pertanian yang tak berfungsi baik. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Komisi C DPRD Jember sidak saluran irigasi pertanian yang tak berfungsi baik. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com – Saluran irigasi di lahan pertanian Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, dinilai tidak berfungsi dengan baik akibat pembangunan perumahan Rengganis Residence 2. Menindaklanjuti keluhan tersebut, Komisi C DPRD Jember melakukan pengecekan.

Marzuki, perwakilan kelompok tani setempat, menyampaikan keluhan bahwa saluran irigasi tersier di wilayah mereka tertutup oleh bangunan perumahan.

Baca Juga: Petani Sekti Ngadu ke DPRD Jember, Desak GTRA Selesaikan Persoalan

“Keluhan kami sebagai petani karena adanya saluran irigasi yang tertutup oleh bangunan perumahan, sehingga tidak bisa mengaliri sawah dengan baik,” ujarnya, Jumat (14/11/2025) lalu.

Menurut Marzuki, para petani yang terdampak terpaksa menyewa mesin penyedot air untuk mengairi sawah.

“Kami akhirnya pakai mesin penyedot air, sehingga menambah biaya produksi. Kami berharap ada tindak lanjut agar aliran air dari sungai bisa kembali mengalir,” tambahnya.

Hal senada disampaikan oleh pengurus Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa), Arif Wibowo, yang menilai alih fungsi lahan tersebut merugikan petani.

“Ini saluran irigasi tersier. Kalau ditutup, tentu akan merugikan petani,” paparnya.

Koordinator Sumber Daya Air Kecamatan Sumbersari, Agus, menjelaskan bahwa saluran irigasi tersier yang terdampak merupakan bagian dari jaringan BK 11 dan BK 12.

“Penutupan saluran ini jelas merugikan petani. Pengembalian saluran sesuai kondisi eksisting perlu dilakukan agar sekitar 2–3 hektar sawah bisa kembali produktif,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan saluran baru tidak dapat dilakukan sembarangan karena akan mempengaruhi elevasi dan tidak sesuai kajian teknis.

Sekretaris Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto, menyatakan bahwa hasil sidak menunjukkan adanya penutupan saluran irigasi pertanian.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

“Ini seharusnya menjadi tanggung jawab pihak perumahan karena berdampak pada sawah milik petani,” terangnya.

Komisi C meminta dinas terkait untuk memastikan site plan perumahan sebelum izin pembangunan dikeluarkan.

“Kami ingin memastikan izinnya. Masalah seperti ini tidak boleh terulang kembali,” tegasnya.

David menekankan pentingnya mempertahankan saluran irigasi sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan.

“Irigasi tidak boleh hilang. Pengembang harus memperhatikan tata ruang, dampak lingkungan, dan hak-hak masyarakat sekitar,” ujarnya.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Komisi C berencana memanggil pihak pengembang dan perwakilan petani untuk mencari solusi terbaik.

Terpisah, Kuasa Hukum PT Rengganis, Karuniawan Nurahmansyah, menilai kedatangan DPRD Jember ke lokasi perumahan tidak sesuai prosedur.

“Kami mempertanyakan kenapa tidak ada izin dan apakah ada surat resmi. Terkait irigasi, jalur air tersebut berada di luar peta tanggung jawab perusahaan. Itu seharusnya ranah dinas terkait,” sanggahnya.

Ia juga mempertanyakan alasan petani baru mengeluhkan persoalan irigasi saat ini.

“Kenapa baru sekarang dipertanyakan? Kami siap hadir bila ada undangan resmi RDP dari DPRD Jember,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.