Minggu, 21 Jun 2026 08:25 WIB

Ina Cookies Tawarkan Peluang Bisnis Menjanjikan untuk Ibu Rumah Tangga

Tim Sales Ina Cookies Surabaya menunjukkan produk usai Jagongan Bareng di Rumah Literasi Digital (RLD), Surabaya, Rabu (12/11/2025). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Tim Sales Ina Cookies Surabaya menunjukkan produk usai Jagongan Bareng di Rumah Literasi Digital (RLD), Surabaya, Rabu (12/11/2025). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, bisnis kue kering tetap menunjukkan potensi yang menjanjikan. Ina Cookies Surabaya, merek kue kering ternama asal Bandung, membuka peluang kemitraan reseller bagi ibu rumah tangga di Jawa Timur.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus memperluas jangkauan pasar Ina Cookies.

Baca Juga: GMNI Dorong Mahasiswa Jadi Jurnalis Warga yang Berani dan Jujur

Manager Sales Ina Cookies Surabaya, Lutvi Triastuti, menjelaskan bahwa permintaan kue kering di Jawa Timur terus meningkat, bahkan saat pandemi.

"Potensinya sangat besar. Kami ingin memberdayakan ibu-ibu yang biasanya beraktivitas di rumah tanpa penghasilan agar bisa membantu perekonomian keluarga. Ini adalah wujud nyata semangat Kartini di era modern," ujar Lutvi usai Jagongan Bareng di Rumah Literasi Digital (RLD), Surabaya, Rabu (12/11/2025).

Ina Cookies mencatat pertumbuhan penjualan yang konsisten di Surabaya dan sekitarnya sejak tahun 2021.

"Grafik penjualan kami terus meningkat sejak 2021. Menariknya, tren ini tidak terpengaruh oleh pandemi COVID-19. Bahkan, di tengah situasi ekonomi yang menantang, penjualan melalui reseller tetap menunjukkan pertumbuhan," jelas Lutvi.

Saat ini, Ina Cookies menawarkan sekitar 30 varian kue kering premium, termasuk nastar keju, kastengel, dan putri salju yang menjadi favorit pelanggan, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Tiga varian tersebut selalu menjadi primadona saat perayaan hari besar. Namun, kami juga memiliki varian lain yang tak kalah diminati, seperti cheese kress dan lidah kucing," imbuhnya.

Untuk memperluas jaringan distribusi, Ina Cookies membuka kesempatan bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, untuk menjadi reseller resmi di berbagai wilayah Jawa Timur.

"Kami telah menyediakan kontak resmi di setiap wilayah untuk memudahkan proses pendaftaran reseller. Siapa pun dapat bergabung dengan mudah," kata Lutvi.

Baca Juga: Kisah Mantan Kapster Salon Jadi Barista Hanaka Social Space

Program reseller Ina Cookies ini tidak hanya menawarkan peluang bisnis, tetapi juga membantu meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan.

"Kami ingin ibu-ibu memiliki penghasilan sendiri tanpa harus meninggalkan keluarga. Produk Ina Cookies mudah dipasarkan karena sudah dikenal luas dan memiliki kualitas yang terjamin," tambahnya.

Keunggulan produk Ina Cookies juga terletak pada kemasan yang inovatif, aman, dan praktis. "Toples kami dilengkapi ulir pengaman untuk menjaga kerenyahan kue dan mencegahnya menjadi lembek. Selain itu, bahan toplesnya antipecah sehingga aman saat dikirim sebagai hampers atau parcel," jelas Lutvi.

Ina Cookies juga menyediakan varian rendah gula bagi konsumen yang memperhatikan asupan gula. "Kami memiliki varian khusus bagi mereka yang ingin mengurangi konsumsi gula tanpa mengorbankan cita rasa khas kue kering premium," ujarnya.

Baca Juga: ORADO Jatim Buka Peluang UMKM Garap Peralatan Domino

Menjelang Natal dan Tahun Baru 2025, Ina Cookies menawarkan paket hampers spesial dengan harga mulai dari Rp150.000. Paket ini berisi dua toples kue kering premium, kartu ucapan, dan kemasan eksklusif.

"Kami ingin setiap pelanggan dapat memberikan hantaran terbaik bagi orang-orang tersayang. Hampers kami cocok untuk berbagai momen, tidak hanya Lebaran atau Natal," kata Lutvi.

Dengan pertumbuhan pasar yang stabil dan dukungan program reseller, Ina Cookies menargetkan peningkatan penjualan sebesar 10–15 persen di Jawa Timur pada akhir tahun 2025.

"Target kami realistis dan terus berkembang. Kami yakin bahwa bisnis kue kering tetap memiliki prospek yang cerah," pungkas Lutvi.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.