Minggu, 14 Jun 2026 22:05 WIB

Kisah Mantan Kapster Salon Jadi Barista Hanaka Social Space

Barista Hanaka Social Space, Joe, menyeduh kopi pesanan pelanggan. (Foto: Kaliza Nurfadila for jatimnow.com)
Barista Hanaka Social Space, Joe, menyeduh kopi pesanan pelanggan. (Foto: Kaliza Nurfadila for jatimnow.com)

jatimnow.com - Aroma sangrai biji kopi menyeruak di antara deru mesin espresso yang bekerja konstan di balik meja bar Hanaka Social Space, sore itu. Jemari seorang wanita bergerak lincah mengatur tekanan air, memantau kucuran cairan pekat dari portafilter, lalu menakar rasio hingga presisi.

Perempuan bernama Joe tersebut sedang menikmati perannya, menyajikan cangkir demi cangkir untuk menghadirkan pengalaman ngopi terbaik bagi para pengunjung.

Baca Juga: GMNI Dorong Mahasiswa Jadi Jurnalis Warga yang Berani dan Jujur

Bagi masyarakat awam, secangkir minuman hitam mungkin sekadar pelepas kantuk. Namun, bagi kedai di coffee shop Surabaya ini, setiap tetesnya melibatkan proses rumit demi memanjakan lidah pencinta kafein.

Joe yang kini menjadi barista Hanaka Social Space memikul tanggung jawab besar menjaga konsistensi rasa tersebut. Siapa sangka, setahun lalu perempuan ini sama sekali tidak akrab dengan dunia barista.

Setengah hidupnya justru dihabiskan di dalam barber shop dan salon kecantikan, berteman akrab dengan gunting serta sisir. Didorong rasa penasaran yang besar sebagai pencinta kopi, Joe nekat memutar haluan hidupnya untuk mendalami seni meracik minuman.

"Saya bahkan sampai menggigit biji kopi mentah agar bisa mengenali karakter rasanya secara mendalam," kenang Joe saat ditemui disela-sela pelatihan jurnalistik GMNI Surabaya Raya bersama Rumah Literasi Digital, Rabu (10/6/2026)

Pekerjaan barunya ternyata tidak mudah. Tantangan terbesar muncul saat ia harus menyeimbangkan kadar keasaman dan kepahitan, sekaligus memunculkan sensasi manis alami yang tersembunyi dari ekstraksi kopi.

Baca Juga: ORADO Jatim Buka Peluang UMKM Garap Peralatan Domino

Di dunia komoditas ini, rasa manis menjadi indikator utama bahwa seluruh proses pemisahan sari biji kopi berjalan tanpa cacat.

Demi memberikan suguhan berkesan, kedai ini mengandalkan formula house blend khusus. Mereka memadukan 70 persen biji kopi robusta dan 30 persen arabika.

Karakter robusta yang pekat dan tinggi kafein berpadu sempurna dengan kelembutan aroma arabika, menciptakan identitas unik yang memikat lidah konsumen.

Baca Juga: Workshop Crochet Kirby di Surabaya Dorong UMKM Handmade Lokal

Melalui racikan yang pas, Joe percaya sebuah kedai bisa menjadi ruang ketiga yang nyaman bagi publik. Kombinasi antara kualitas produk, atmosfer ruangan, dan keramahan pelayan menjadi kunci utama yang membuat pengunjung betah duduk berlama-lama dan selalu ingin kembali.

Perjalanan hidup Joe menjadi bukti nyata bahwa keberanian keluar dari zona nyaman mampu melahirkan keahlian baru yang dihargai masyarakat.

Penulis: Kaliza Nurfadila

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.